Tikaman Cinta (PROSES REVISI)

Tikaman Cinta (PROSES REVISI)

  • WpView
    Reads 3,267
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 13, 2021
**Berhubung mau direvisi, jadi ceritanya saya republish dulu, ya! 😉** Cinta itu memang aneh. Dalam sekejap bisa membuat seseorang seakan lupa daratan, tapi dalam sekejap juga bisa membuat orang itu terhempas ke dalam lautan. Vianita Rosalin mengalami keduanya. Saat tubuhnya serasa seringan kapas hingga mungkin langit dapat digaetnya, dan saat tubuhnya seperti bongkahan batu yang jatuh ke dalam laut dalam. Terhempas sejadi-jadinya dan tak mungkin bisa mengambang. Nando Wijaya tak suka dengan pilihan Vian yang menutup hatinya hanya karena pernah salah pilih. Dia tahu, jika dengan menutup hati hanya akan membuat gadis itu terpuruk semakin dalam lagi. Jadi, dia berusaha menyemangatinya, "Lo pernah nyeselkan, milih dia? Sekarang giliran lo buat dia nyesel karena udah nyia-nyiain lo!" Happy Reading... 😘😘
All Rights Reserved
#77
kamaksara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Valcano
  • Come Back to Me (Completed)
  • kakak kelas
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Fake Love (On going)
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Aslan, Are you my last love?
  • TENTANG VIONA [TERBIT]
  • My Secret Crush
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines