Karangan Tanpa Tinta

Karangan Tanpa Tinta

  • WpView
    Lecturas 1,017
  • WpVote
    Votos 287
  • WpPart
    Partes 44
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 27, 2018
WpInfo
Fanfic
Teen Wolf
cover by : betterdavis [complete] Di era digital sekarang ini kita lebih banyak menerima email daripada surat dari pak pos yang sangat kuno. Begitu pula dengan Saddam, remaja yang hanya berkutat dengan pembelajaran dan juga karya ilmiah dituntut untuk melindungi ibunya, bukan dari seorang pembunuh berantai ataupun alien melainkan surat-surat yang terus berdatangan. Surat itu selalu mengarah ke Zerra, adik kelasnya yang misterius. Apakah semua surat itu adalah rahasia Zerra atau kebohongan? Jika sebuah rahasia mungkin tetap bisa terjaga, namun itu semua adalah kebohongan. Di balik layar. Saat benang wol kesusahan membentuk selimut, Zerra sang jarum membantunya meski tak jarang membuat luka. Apakah motif bunga? Atau gergaji mesin dengan sengaja merusak selimut mereka? Ini Saddam, Zerra dan Karangan tanpa tintanya. ---- Copyright 2017 by GazaDalmore Cover by Ranking #797 di cerpen 19 juni 2018 #368 di cerpen 25 juni 2018 #98 cerpen 18 Juli 2018
Todos los derechos reservados
#10
saddam
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SADDAM & KAYLA
  • Prince Yaspian; The secret of Yaspian life
  • IRIS (Tulipe)
  • TERLAMBAT [TAMAT]
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • MY BELOVED STEPBROTHER √proses√

Kehangatan keluarga telah membentuk Kayla menjadi sosok gadis yang ceria, penuh kasih, dan peduli pada sesama. Senyumnya membawa terang, tawanya juga menjadi melodi yang menenangkan. Meski usianya masih muda, Kayla menyimpan mimpi besar yang ia pelihara dengan penuh harapan. Berbeda dengan Saddam. Ia tumbuh dalam lingkungan yang keras, diwarnai luka dan ketidakadilan. Perceraian orangtuanya sejak ia masih kecil meninggalkan celah yang tak pernah benar-benar terisi. Pada akhirnya, luka-luka itulah yang menuntunnya ke jurang yang tak ia sadari-terjebak dalam lingkaran gelap, pergaulan yang salah dan rasa marah yang tak pernah bisa diutarakan. Takdir, seperti biasa, punya caranya sendiri yang tak terduga. Dua hati yang begitu bertolak belakang -bagaikan siang dan malam-, dipertemukan dalam satu garis takdir. Namun, apakah keduanya akan menemukan jalan untuk bersatu? Meskipun banyak perbedaan dan tantangan? "Cause if it wasn't with you, it would never be the same." -SADDAM Bacalah kisah Saddam & Kayla untuk mengetahui lebih lanjut. By Felicia N Bagiono @felinatha ***** Credit image to Pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido