PELUKIS RINDU

PELUKIS RINDU

  • WpView
    Reads 9,687
  • WpVote
    Votes 595
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 15, 2020
Hai pelukis rindu, Karena aku tak pernah punya nyali untuk menyuarakan Maka ku persembahkan aksara yang lahir dari pikiran, kenangan, dan sebuah buku catatan ----- Hangat tak selalu beriringan, dekap tak melulu pada jangkauan, penerimaanlah yang menyelaraskan一 tidak ada yang lebih baik dari rencana-Nya bukan? Hai, sampai bertemu di Pelukis rindu#2 !
All Rights Reserved
#643
teens
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku (Selesai)
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • Almost.
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • Sajak Sang Pemimpi
  • Goresan Tinta
  • Aksara Tak Bertuan
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Indonesian Poetry

Jika mereka berhamburan lari ke arah kiri,Aku dengan santainya berjalan ke arah kanan Aku dengan segala potongan yang coba ku ungkapkan lewat sepatah kata yang tak berirama namun selalu aku sajikan lewat sajak yang tak punya rima. Bersediakah kau cicipi tiap potongannya? Jika mau, tarik nafasmu dalam-dalam Resapi tiap kata dalam potongan yang sudah kuramu tanpa jemu. Dan kuharap kau tau, Disini ada hadirku Disini segala sukacita yang kuungkap lewat sajak yang tak berdaya Disini bukti kisah yang terlalu indah untuk di lukis, Terlalu sulit diucapkan, Terlalu berat dibawakan, Terlalu menarik untuk di abaikan, Terlalu sedih jika di bacakan, Terlalu bahagia bila dirasakan Lebih baik,kau cicipi sendiri segala potongan yang sudah Aku siapkan Selamat menikmati ~Nazeta irama~

More details
WpActionLinkContent Guidelines