We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Love like Infinity

Love like Infinity

  • WpView
    Reads 1,555
  • WpVote
    Votes 416
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 14, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta seperti lambang infinity. Tiada akhir, tiada penyelesaian dan tiada penghujung. Seperti halnya cinta yang dipendam Sean dan Ellena. Tanpa bisa bersama karena sebuah kesalahpahaman. Saling memikirkan tanpa bisa mengutarakan , saling merindu tanpa bisa mengakui dan saling mencintai tanpa bisa mengatakan. Hanya memandangnya dari jauh saja sudah merasa cukup. Dengan melihatnya tersenyum saja tidak keberatan, meskipun tahu dirinya bukanlah alasan dia tersenyum. Dilain tempat ada seseorang yang menunggu dengan tabah, berharap semua usahanya terbalas tanpa perlu penjelasan darinya. Yang ia butuhkan hanya waktu, waktu untuk memutar balikkan fakta bahwa wanita yang begitu diinginkannya hanya menganggapnya sebatas teman saja.
All Rights Reserved
#208
cintadisma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Maaf✓
  • My Boy Friend [SELESAI]
  • Loventure [TELAH TERBIT]
  • Love In FriendZone [TAMAT]
  • ADEUS
  • Teruntuk Pesawat Kertasku [✓]
  • Alena (END)
  • Di Antara Cinta Ada Apa? (Completed)

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines