Colorful Girl

Colorful Girl

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 13, 2017
Di dunia ku semua penuh warna. Mataku tidak hanya bisa menangkap benda dan cahaya tapi bisa juga bisa menangkap suara. Setiap bunyi huruf memiliki warna tersendiri yang berbeda contohnya "A" biru langit "B" hijau lumut "C" merah pekat. Dan suara yang aku dengar sekecil apapun muncul bersama dengan bentuk dan warna yang begitu abstrak seperti: spiral kemerah-merahan, petir dengan warna kuning emas, pelangi abstrak dan masih banyak lagi. Semua muncul begitu saja tanpa bisa dikendalikan. Namun, aku tidak bisa bercerita tentang warna warna itu kepada siapapun. Bayangkan saja kamu harus mengabaikan sesuatu, yang nyata, sesuatu tentang dirimu atau kamu disebut gila. Dan dipandang seakan akan kamu adalah alien. Bahkan sahabat dan keluarga mu pun tidak percaya Ini bukan sebuah khayalan ku. Aku ingin membuka luas duniaku dan membiarkan orang masuk kedalam dunia ku. Aku seorang pelukis dan aku berusaha untuk menuangkan semua yang ku lihat ke atas kanvas
All Rights Reserved
#750
ceritaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIALOG SINGKAT
  • MATE  [END]
  • Ku Jadikan Kau Senja 'Niguel'
  • Story Of Symphony - END [Revisi]
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Allah Selalu Bersamaku
  • Land of Youth
  • Archetypal [Terbit]

Dalam hatinya dia berkata bahwa Tak apalah. Ini jauh lebih baik daripada hidup di dunia penuh dengan ketidakpastian. Ketika dia sudah khusyuk dengan kehampaan tersebut. Ada Suara kecil menggelitiki telinganya. Perlahan suara itu mulai terdengar jelas. Tempo suara itu mulai cepat dan volumenya meninggi dan terus meninggi. Sampai pada jeda tertentu, mulai terdengar suara kokok ayam. Sekejap dia kaget membuka mata dengan pandangan kabur. Dia mengedipkan matanya beberapa kali sampai pandangannya terlihat jelas. Terlihat dinding bercat kuning pudar dengan stiker tempel bertulis Bangunlah. Ibumu tidak melahirkanmu untuk jadi pecundang. Namaku Budi, selama awal KKN di sini, pergolakan dan situasi aneh sering menimpaku. hanya satu hal yang menurutku tidak aneh, perasaanku terhadapnya benar-benar nyata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines