Brother Complex

Brother Complex

  • WpView
    Reads 973
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 31, 2017
"Mungkin mereka mengasihaniku, dan aku sangat benci itu. Aku bisa hidup sendiri tanpa belas kasihan kalian. Akan ku Tunjukkan itu." ~~ Zifana Ayu NARESWARA ~~ Didunia ini Ifa hanyalah gadis sebatang kara setelah kematian ibunda tercintanya. Hidupnya yang penuh penderitaan tak pernah menyurutkan tekadnya untuk menjalankan kesehariannya. Tapi yang ia rasakan hanyalah kosong. Untuk apa ia berusaha setiap hari? Untuk apa ia bertahan? Untuk apa ia hidup? Ifa hanyalah mesin hidup berjalan tanpa tujuan hidup. Tapi semuanya berubah setelahhhh...... "Hay, namaku Alvi dan ini ketiga adik ku Asraf, Azriel, dan Alex. Kami kakakmu dan mulai sekarang kami akan tinggal disini menjaga mu. Salam kenall adik manissss ~~~" ~~ Alvi Nasril A ~~ Hidup tenangku berubah setelah tiba-tiba datang empat Laki-laki tampan tapi cerewet, alay dan menyebalkan mengaku sebagai kakakku. Aaarrggghhhh..... jangan ganggu aku..!!! Tapi semakin aku dekat dengan mereka, aku semakin takut. Aku tak ingin menggantungkan hidupku. Mereka hanyalah kasihan kepadaku. Aku akan membuktikan, bahwa aku bisa hidup sendiri. Jadi pergilah dan jalani hidup kalian sendiri. Jangan mengkasihaniku!!!
All Rights Reserved
#53
ifa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Transmigrasi Rey Lesham
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights
  • save me
  • Naracia teneresia TAMAT
  • TITIPAN HATI (END)
  • Abidzar
  • For You Smile ✔

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines