Pantaskah Ia Kusebut Sahabat?

Pantaskah Ia Kusebut Sahabat?

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 4, 2017
Sudah lama.. Sudah 2 tahun ini aku menunggu untuk bisa bersekolah dipondok pesantren ini.pondok yang menurutku sangat indah dan aku impi impikan... Aku berharap keperibadianku bisa menjadi lebih baik dan aku berharap aku bisa mendapat sahabat yang dapat membimbingku kejalan yang diridhoinya. Namun semuanya hanya mimpi.?? Sampai 3 bulan lamanya aku mencari sahabat yang mau menerimaku apa adanya bukan ada apanya tapi apa?? yang kudapat hanya kepura-puraan tanpa ada ketulusan didalamnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TANGISAN TERAKHIR
  • " SEDARI DULU "
  • AU GEO MAYNA (sedang proses revisi alur)
  • Bitter Life Him
  • Terkenang dan Terlupakan
  • seirenes
  • The lost love
  • God's plan more beautiful
  • Back To School{juni}
  • Mencintaimu Dalam Diamku

Inneke, seorang perempuan Kristen, percaya pernikahan adalah janji seumur hidup. Namun di balik jabatan sang suami sebagai pejabat terhormat, tersimpan perselingkuhan yang terus menggerogoti imannya. Papa Inneke bersikeras perceraian bukan jalan Tuhan, sekalipun luka tak lagi tersembunyi. Saat tubuhnya melemah karena lupus dan doa-doanya tak lagi menemukan jawaban, Inneke dihadapkan pada satu pilihan yang tak pernah ia minta. Akankah ia bertahan demi iman dan keluarga atau berani melangkah pergi, meski harus kehilangan segalanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines