We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pantaskah Ia Kusebut Sahabat?

Pantaskah Ia Kusebut Sahabat?

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 4, 2017
WpInfo
Fiction
Social Themes
Sudah lama.. Sudah 2 tahun ini aku menunggu untuk bisa bersekolah dipondok pesantren ini.pondok yang menurutku sangat indah dan aku impi impikan... Aku berharap keperibadianku bisa menjadi lebih baik dan aku berharap aku bisa mendapat sahabat yang dapat membimbingku kejalan yang diridhoinya. Namun semuanya hanya mimpi.?? Sampai 3 bulan lamanya aku mencari sahabat yang mau menerimaku apa adanya bukan ada apanya tapi apa?? yang kudapat hanya kepura-puraan tanpa ada ketulusan didalamnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arin & Ali
  • TINUK (penantian cinta seorang purel)
  • The lost love
  • " SEDARI DULU "
  • Back To School{juni}
  • AU GEO MAYNA (sedang proses revisi alur)
  • ALENA
  • Terkenang dan Terlupakan
  • seirenes

Rasa sayangku pada ibuku membuatku tak bisa menolak apapun permintaannya . karena hanya dia yang ku punya . permintaannya sederhanya yaitu menikah . tapi aku harus menikah dengan siapa? aku terlalu sibuk untuk membuat kantor peninggalan almarhum ayahku tetap terus berdiri dan berjaya . tak ada waktu untukku memikirkan soal pria atau mempunyai kekasih . tapi tanpa aku tau ternyata ibu memilihkan pria untuk menikahiku . pria yang sama sekali tak ku ketahui rupanya . aku hanya bisa menerima permintaan ibu dan mencoba untuk menerima suamiku . Ariane calista .

More details
WpActionLinkContent Guidelines