THE COLD SUN

THE COLD SUN

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 4, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah cerita ketika takdir mempermainkan. Tak tau harus berbuat apa hanya bisa berusaha dan berharap. Mungkinkah akan ada akhirnya atau hanya tergeletak dan terbengkalai begitu saja? Seorang wanita bernama Auryn harus menerima takdir bahwa dirinya tak lagi hidup dan tak lagi mati. Ia terperangkap dalam keadaan yang sering mereka sebut dengan koma. Dengan keajaiban yang Tuhan beri, jiwanya pergi dan menemukan seorang lelaki yang berhasil membuatnya jatuh hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FIGURAN YANG BANGKIT
  • Bad Revenge || I'm Sorry
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Terkunci Dalam Takdir
  • JEJAK LUKA
  • WUNDE ( Selesai )
  • Raden Aluna | END
  • She, ADARA QIANA
  • Siapa Arabell?   [Tahap Revisi]
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel

Annhoelle Valois Alernandezar-anak yang selalu mencari perhatian, tetapi hanya mendapat pengabaian. Sejak kecil, ia berusaha menarik hati keluarganya, berharap bisa diakui, tetapi yang ia terima hanyalah keheningan dan ketidakpedulian. Perlahan, harapannya hancur, semangatnya memudar, hingga ia menyerah pada hidupnya yang tak pernah dianggap berarti. Namun, takdir berkata lain. Adit Rahadit, seorang pemuda dingin yang membaca kisah tragis Annhoelle, merasa geram dengan nasib yang dialami tokoh figuran itu. Jika ia berada di posisi Annhoelle, ia tidak akan pernah membuang waktu untuk mencari pengakuan dari orang-orang yang tak pernah peduli. Dan tanpa diduga, saat kesadarannya beralih ke dunia novel, ia mendapati dirinya terjebak dalam tubuh Annhoelle. Kini, dalam tubuh figuran yang selalu diabaikan, Adit mengambil kendali. Ia tidak akan menangis, tidak akan meminta perhatian-sebaliknya, ia akan mengabaikan mereka, sama seperti mereka pernah mengabaikan Annhoelle. Dengan bola mata kosong dan ekspresi dingin, ia membentuk jalannya sendiri di dunia ini, tanpa harapan, tanpa belas kasih, tanpa keinginan untuk kembali seperti dulu. Tetapi, seiring waktu, keputusan Adit membawa konsekuensi yang tak pernah ia perhitungkan. Saat figuran yang dulu lemah mulai menolak takdirnya, dunia mulai berubah. Namun, apakah benar pembalasan dengan pengabaian akan menjadi jawaban? Ataukah ada sesuatu yang lebih besar yang akan menantangnya di perjalanan ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines