Malaikat Di malam hari

Malaikat Di malam hari

  • WpView
    Membaca 175
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Sab, Sep 2, 2017
Di bangun tidur mu,kau membuka mata mu,beranjak dari kasur menuju dapur,terlihat ibu yang sedang memasak ,kau terduduk diatas kursi makan menunggu masakan ibu mu siap tersaji di depan matamu,memberi salam pada ibu mu dan pergi beranjak dari rumah tuk aktifitas yang kian padat di kota,siang dan sore ibu mu selalu menanyakan kabarmu lewat notif hp mu,notifnya selalu kau lewat,"Bu,aku sibuk jangan ganggu aku",ia tetap mengerti dan mendoakan mu dalam shalatnya,pulang ke rumah dengan dinginnya kau tak menanyakan kabarnya dan langsung istirahat berbaring diatas kasur nyamanmu,ia tetap mengerti,malam saat kau tertidur,ibumu selalu mengecup kening mu,membelaimu dalam doanya,hingga akhirnya kau harus menerima ia terbaring di bawa tanah sebagai mahkluk tak bernyawa,belaiannya,senyum di pagi harinya,kau akan merindukannya ...kau akan menginginkannya kembali. ia adalah malaikat di malam hari..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#13
dreamwork
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Heart & Vein END
  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Apabila Mama Pergi [✅]
  • Married For Stimulate
  • Black Code (Lima)
  • Regards, Natashira (END)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Sulaksmi - SEGERA DITERBITKAN
  • MAHESWARI  (selesai)

Mimpi apa aku semalam? Dokter Heart datang ke rumah bersama kedua orang tua, berniat melamar. Parahnya, Ibu dan Bapak menerima pinangan. Aku yakin mereka sedang berinvestasi bodong. Manusia sepertiku, harusnya sulit mendapat jodoh. Seorang budak berscrub abu-abu, yang baru beberapa hari mahir mengambil darah. Memeluk kasur sekadar 5 jam sehari adalah prestasi membanggakan. Sekarang, aku didaulat mengabdi pada suami? Masalahnya adalah, dia residen Obgyn parlente menjijikan. Menebar senyum pada ibu-ibu hamil. Menjauh jika koas bau seperti kami mendekat. Apa yang dia harapkan? -------- -------- Karena di KBM APP dan KK, Senyummu Tampak Tak Baik-Baik Saja sudah tamat, aku mulai siapin cerita baru. Masih seputaran kehidupan asmara di rumah sakit. Semoga nggak bosen. Jangan lupa add to library/subscribe dulu. Ditunggu komen-komen cetarnya sebagai penyemangat aku menulis ya, teman. Disclaimer: Cerita ini hanyalah fiksi karangan penulis. Semoga bisa memetik hikmah dan maafkan jika ada segala khilaf kesalahan dari tulisan ini.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan