Malaikat Di malam hari

Malaikat Di malam hari

  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 2, 2017
WpInfo
Fiction
Social Themes
Di bangun tidur mu,kau membuka mata mu,beranjak dari kasur menuju dapur,terlihat ibu yang sedang memasak ,kau terduduk diatas kursi makan menunggu masakan ibu mu siap tersaji di depan matamu,memberi salam pada ibu mu dan pergi beranjak dari rumah tuk aktifitas yang kian padat di kota,siang dan sore ibu mu selalu menanyakan kabarmu lewat notif hp mu,notifnya selalu kau lewat,"Bu,aku sibuk jangan ganggu aku",ia tetap mengerti dan mendoakan mu dalam shalatnya,pulang ke rumah dengan dinginnya kau tak menanyakan kabarnya dan langsung istirahat berbaring diatas kasur nyamanmu,ia tetap mengerti,malam saat kau tertidur,ibumu selalu mengecup kening mu,membelaimu dalam doanya,hingga akhirnya kau harus menerima ia terbaring di bawa tanah sebagai mahkluk tak bernyawa,belaiannya,senyum di pagi harinya,kau akan merindukannya ...kau akan menginginkannya kembali. ia adalah malaikat di malam hari..
All Rights Reserved
#7
dreamwork
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tempat Pemakaman Mimpi
  • Sulaksmi - SEGERA DITERBITKAN
  • Married For Stimulate
  • Please LoVe Me, CITO! [COMPLETED]
  • Your Time Is My Time
  • Paper Hearts
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Apabila Mama Pergi [✅]
  • Heart & Vein ( DIAM-DIAM DIA SUAMIKU ) END
  • Regards, Natashira (END)

Di sebuah sudut kota, seorang bapa tua membuka usaha misterius: jasa penghapus ingatan. Hidupnya sederhana, tinggal bersama dua anaknya-seorang lelaki berusia 27 tahun yang bekerja sebagai tukang bengkel, dan seorang gadis 18 tahun yang sebentar lagi ingin kuliah, namun terhalang biaya. Istrinya telah lama meninggalkan mereka, memilih hidup mewah bersama pria kaya. Suatu hari, seorang remaja perempuan datang dengan satu permintaan: hapuslah seluruh kenangan masa lalunya. Ia mengidap kanker, diasuh oleh pembantu, dan merasa dibuang oleh keluarga angkatnya setelah sang ibu kandung memiliki anak kandung. Ia hanya ingin melupakan semuanya dan kembali ke tempat ia berasal-panti asuhan. Namun sebelum ingatannya terhapus, serangkaian kejadian mengungkap luka yang lebih dalam, termasuk panggilan dari ibunya yang justru memperkuat keinginannya untuk melupakan. Saat anak lelaki si bapa ikut campur, dan mesin penghapus ingatan mengalami gangguan, segalanya menjadi tak terduga. Apalagi keesokan harinya, seorang pasien baru datang membawa kisahnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines