Biografi Senja.

Biografi Senja.

  • WpView
    Leituras 5,824
  • WpVote
    Votos 256
  • WpPart
    Capítulos 75
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jul 29, 2020
WpInfo
Poesia
*** #104 - poem || 20.08.2018 #4 - awan || 20.08.2018 #5 - awan || 16.08.2018 #8 - awan || 05.08.2018 #129 - poem || 25.06.2018 #9 - awan || 25.06.2018 #240 - poem || 24.06.2018 #2 - sore || 18.06.2018 #5 - sore || 03.06.2018 #6 - sore || 11.05.2018 #18 - awan || 14.05.2018 #258 - poem || 24.05.2018 Dengan segala kekurangan, keluh kesah saja yang menemani. Dengan segala kekurangan, tak selamanya itu buruk. Dan dengan segala kekuranganku, akhirnya kuungkapkan saja apa yang selama ini bermetamorfosa dalam diriku, melalui apa yang kalian sebut sajak. Selamat menikmati karyaku!!! Tapi kalau tak nyaman untuk dibaca tak usah memaksakan diri, ya? Karena hati punya kapasitas kenyamanannya sendiri, jadi tak perlu memaksakan diri bila tak suka. -dari penulis untuk pembaca
Todos os Direitos Reservados
#650
awan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • LENRIC [ALBERIC2]
  • TAK SEINDAH JINGGA
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • alunan diksi (sudah Terbit)
  • KIARA [End]
  • AFORISME
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Senja Rindu Pagi

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo