De Trein van De Dood [Einde]

De Trein van De Dood [Einde]

  • WpView
    Reads 34,468
  • WpVote
    Votes 2,841
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Sat, May 5, 2018
Bersama dengan Sameera? Ya, memang itulah harapan Sarip. Namun, haruskah ia korbankan perjuangan kawan-kawannya untuk merebut kembali kemerdekaan hanya demi cinta seorang gadis? ***** Kemerdekaan memang telah diproklamirkan. Namun, penjajahan masih mencengkeram Nusantara. Bahkan dua tahun setelah proklamasi, sebuah tragedi kemanusiaan terjadi di kota kecil, Bondowoso. Tragedi 'Gerbong Maut' yang menjadi bukti nyata kekejaman Belanda telah menyisakan duka nestapa. Rakyat semua golongan telah menjadi korban dari kereta pembawa kematian. Tak banyak yang tahu tentang kisah itu. Namun, sebuah monumen telah berdiri tegak bersama alunan zaman. Menyimpan sebuah ceritera tragis yang mengingatkan Sameera pada kisah yang lalu. #64 in Historical Fiction (07/11/2017) Cover by Production House
All Rights Reserved
#968
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Spiegel Kagami
  • A tale from the battlefield
  • FIRST IMPRESSION
  • SAMUDRA & BENUA
  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • Hanami | TELAH TERBIT
  • CAN I SEE YOU AGAIN
  • Broken Flower ( Spin Off TERJEBAK)

"Riella, ternyata kehilangan orang kita cinta tapi terhalang alam lebih menyakitkan ya dari pada mencintai yang hidup namun perilaku tak ada adap" "Ya, kau benar Reya. Padahal aku tau ini akan terjadi. Tapi tetap saja menyakitkan. Harusnya aku tak membuka hati pada kala itu. Tak melakukan larangan yang sudah ada. Namun...aku terlanjur mencintainya" Terutama setiap peringatan hari itu. Pembantaian Belanda dan Pertempuran 5 Hari Semarang. Kilas balik...yang tak akan pernah kami lupakan. 🌟🌟🌟 Kisah ini hanya rekayasa author. Terinspirasi pada 2 sejarah yang pernah terjadi di Indonesia. Semua tokoh adalah fiktif dan tak ada sangkut pautnya dengan sejarah asli. Sebuah cerita yang di buat untuk tugas Cerpen Antalogi Bahasa Indonesia author di sekolah. Lalu kemudian di publikasikan ke lapak ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines