SUDENLLY I REMEMBER YOU

SUDENLLY I REMEMBER YOU

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 27, 2017
Namaku Keila Ananda Putri. Aku tiba-tiba mengingat dia yang bernama Gama Anggara Putra. Aku tidak mengerti kenapa kamu selalu tiba-tiba datang dalam pikiranku. Sejak pertama kali aku melihatmu, sampai aku mengenalimu, bahkan sampai kamu meninggalkan aku, dan pula sampai aku menemukan seseorang kembali yang sepertimu setelah kepergianmu. Kamu akan selalu aku ingat~ Hari yang aku tunggu-tunggu, dimana aku sudah menemukan mimpiku. Hari ini aku sudah lulus S2 dijurusan sastra. Aku tidak menyangka hidupku akan sebaik ini, setelah aku ingat bagaimana dulu cerita hidupku sebelum ada kamu dihidupku. Sampai saat ini aku masih mengingatmu. Aku mengingatmu kembali~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • AGGA
  • Friend's Love (Complete)
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • RADELL
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • VyoAstar ( HIATUS )
  • Along The Wound (Tahap Revisi)
  • mengapa kita tak bisa bersama?
  • EVERYTHING HAS CHANGE

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines