
Aku hanyalah satu dari sekian ribu mahasiswa yang merantau di universitas ini. Satu dari sekian ratus mahasiswa yang menuntut ilmu. Dan aku, satu dari banyak mahasiswa yang mengagumi sosok itu. Ya, sifatnya yang cuek tapi supel, tinggi tapi rendah hati, terlihat sangar tapi penyabar. Aku seorang wanita, muslimah, berhijab, dan pantaskah aku jika aku tak turut menghijabi hatiku? Ketika syaitan menggelayuti hati dengan segala iming-iming dunia, akankah aku ikut dengannya? Aku mengingatkan diriku, bahwa jika laki-laki berkumis itu memang Allah gariskan untukku, apa yang aku risaukan? Namun jika dirinya bukan untukku, kenapa aku harus memaksakan kehendak-Nya?All Rights Reserved
1 part