The Reason I'm Still Fighting on the Front Line

The Reason I'm Still Fighting on the Front Line

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 6, 2023
Seorang laki-laki berdiri ditengah hamparan mayat iblis dan monster dimana pun mata memandang. Dengan memegang sebuah kapak dengan mata pisau dikiri dan kanan yang diperindah oleh cairan merah yang terus menetes ketanah. Pemandangan yang begitu mengerikan untuk orang biasa. Tapi tidak untuk prajurit yang berada disana. Mereka menatapnya dengan tatapan kagum. Seruan keagungan yang tertuju untuk laki-laki itu terdengar dari para prajurit. Mereka menyanjungkan laki-laki itu layaknya seorang pahlawan. Tapi pada dasarnya laki-laki tersebut memang merupakan salah satu dari pahlawan yang melawan raja iblis dan membebaskan umat manusia dari rasa ketakutan yang terasa seperti hujan panah yang tak kunjung berhenti. (Ah... mengapa aku melakukan ini?) Pikir laki-laki itu. Ia mengarahkan pandangannya menatap langit dengan tatapan kosong. (Ini benar-benar menyebalkan! Tidak bisakah aku berhenti?! Aku muak! Muak! Muak dengan ini semua!) " ...mengapa dewa begitu membenciku...?"ucap laki-laki itu dengan nada putus asa. Ia terus mengutuk takdir yang membuatnya melakukan hal yang tidak diinginkannya secara terus menerus tanpa henti. Dari lima pahlawan hanya ia yang masih berdiri di garis depan, menjadi dinding pelindung hidup dari serangan monster dan iblis setiap waktu. Sedangkan keempat pahlawan yang lain menjalani kehidupan damai nan mewah. Sang Pahlawan pemegang pedang suci yang kini menikah dengan sang putri, Sang penyihir yang juga menjadi seorang kepala penelitian sihir, Sang Priest yang telah angkat menjadi sang penyembuh istana lalu yang terakhir Sang pemanah yang kini hidup damai dikampung halamannya. Ya, jika kita pikirkan mengapa laki-laki itu masih berdiri digaris depan? Apa kah dia gila atau....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PLUVIOPHILE || The Reason I Like Rain? [ON GOING]
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • ESPINA DE ROSA I : The Shattered Crown [ON GOING]
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Pangeran Kegelapan
  • The Miracle Of Crystals
  • Crazy Fox Lady (TAMAT)

📌REVISI SETELAH TAMAT PLUVIOPHILE merupakan sebutan untuk mereka para pecinta hujan. Menurut mereka, hujan dapat memberikan kedamaian serta rasa nyaman. Beberapa dari mereka menaruh kebahagiaan di setiap rintik hujan yang turun, tetapi ada pula yang menaruh kesedihan di dalamnya. 🥀🥀 Zerlyn Amorana Adsena, nama indah nan secantik parasnya. Gadis berusia 20 tahun ini merupakan salah satu pecinta hujan. Berasal dari latar belakang keluarga terpandang, keluarga yang selalu dikatakan sempurna. Kata 'sempurna' sendiri memiliki makna lain dalam hidup Zerlyn, dia memang memiliki kemewahan di tangannya, sesuatu yang banyak orang dambakan. Dia bahkan tidak mengerti, di mana letak kesempurnaan itu? Baginya, keluarga ini jauh sekali dari kata sempurna. Terlalu banyak konflik pemecah, dan Zerlyn sendiri tidak bisa merasakan apa itu cinta dari sosok figur seorang ayah. Sang ayah seperti membencinya, membenci dengan alasan yang Zerlyn sendiri tidak tahu apa. Apa dia melakukan kesalahan? Dia tidak tahu di mana letak salahnya. Sejak kecil, seringkali dia mendapatkan perilaku buruk, penyiksaan, serta ketidak-adilan dari sang ayah. Harapannya dimusnahkan secara perlahan, kepercayaannya dipatahkan begitu saja. Harta yang dia miliki tidak akan bisa menggantikan rasa sakitnya dan juga harapannya akan kasih sayang. Semua itu terasa hampa untuknya. Hujan menjadi salah satu kehadiran yang paling dinanti-nantikannya. Zerlyn merasa nyaman setiap kali rintik hujan itu berhasil membasahi dirinya, apapun bisa dia curahkan bersama jatuhnya butiran air itu. Perlahan dia mulai kehilangan sosoknya yang ceria dan penuh cinta. Suatu kejadian fatal berhasil mengubah kepribadiannya, tumbuh dengan rasa kebencian membuat sosok anak kecil penuh keceriaan itu hilang, tergantikan sosok gadis penuh dendam. "I'm back with a new version of me. If you missed that little girl, she's gone, I killed her."-Zerlyn Amorana Adsena. 🥀🥀 • Start : Minggu, 03-12-2023 • Finish : ENJOY🥀

More details
WpActionLinkContent Guidelines