We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A Religious Boy

A Religious Boy

  • WpView
    Reads 121,183
  • WpVote
    Votes 7,156
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 28, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
[ AKAN DI REVISI SETELAH TAMAT] Assalamu'alaikum Namaku Dzakir Khafadi Usia ku 22 tahun Dan aku merupakan penghafal Qur'an (Qori) Aku hidup di keluarga yang taat dan patuh pada Agama Islam dan aku merupakan anak satu satunya. Sejak kecil aku telah diajarkan untuk menghafal Qur'an, Aku tinggal dan berpendidikan di Pesantren yang terletak negara Mesir, Kairo. Aku tidak terlalu mengenal orang tua ku karena sejak kecil aku hanya diurus oleh Ustadz disana bukan dengan kedua orangtua ku.. Namun tak perduli walaupun aku tak sama seperti anak lainnya yang sejak kecil diurus oleh orang tuanya, Aku tetap mencintai kedua orang tuaku dengan tulus meskipun aku belum terbiasa memiliki interaksi bersama mereka. Dan Allah tau, bahwa selama ini yang ia kehendaki adalah yang terbaik untuk jalan hidupku.
All Rights Reserved
#835
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • H2 TARIM
  • Pengagum Rahasia
  • Cinta Dalam Rohis
  • Tasbih Ditanganku Salib Dilehermu[New Version]
  • Namamu Dalam Qiyamul Lailku (End In Dreame)
  • Ainotameni ( END )
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Ad Meliora || END✓
  • Bersama imamku
  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
H2 TARIM

Muhammad Abdurrahman Hasballah Kareem berusia dua puluh tiga tahun. Ia merupakan anak ke dua dari empat bersaudara ia juga anak dari seorang Kyai besar dari Pesantren Al-Ikhlas. Salah satu Pondok Pesantren ternama di daerah Jawa. Ya, Hasballah adalah seorang Gus. Hasballah baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan S2 di Tarim. Dengan tekad yang penuh, ia akan terus mengejar pendidikan sampai gelar Dr ia dapatkan. Syukurnya, ia mendapat beasiswa di tempat yang ia inginkan. Setelah fokus mengejar pendidikan sampai detik di mana dirinya sudah menginjak S3, datanglah sebuah perasaan yang Allah titipkan untuknya. Cinta pertama nya selama 23 tahun belum merasakan jatuh cinta sedalam ini. Tasbih pink. Itulah yang masih ia jaga sampai saat ini. Walau ia tak kenal dengan pemiliknya, tetapi tasbih itu kini sudah menjadi miliknya. Karena kuatnya doa Hasballah dan doa dari seorang perempuan Tarim mereka pun bertemu. Bertemu untuk menjalin hubungan halal. Memang takdir Allah sangatlah baik. Saat Hasballah mengisi acara di Yaman, ia tak hanya ingin mengembalikan tasbih itu, tetapi juga untuk melamarnya. Setelah tasbih itu sudah menjadi miliknya, ternyata Allah menyimpan rencana agar Hasballah sekalian memiliki mantan pemilik tasbih itu. "Ini tasbih kayaknya kangen sama kamu. Nih, mau pegang nggak? Sepertinya rasanya beda kalau kamu pegang lagi. Ini selalu saya bawa kemana-mana. Kadang, kalau saya menyendiri saya nggak sendiri, saya bertiga. Sama Allah dan sama dia," jelasnya panjang lebar sembari menunjuk tasbih itu. "Maaf ini sudah lumayan luntur warnanya," lanjutnya. Hasena pun mengambil tasbih kesayangan nya itu. "Iya beda," responnya. "Apa bedanya?" "Jauh lebih kendor." Pecah sudah tawa orang-orang yang berada di ruangan itu. (Utamakan vote dan komen ya!!) SELAMAT MEMBACA !!!!!! Terima kasihhhh♡♡♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines