creazy friends (Tahap Revisi)

creazy friends (Tahap Revisi)

  • WpView
    Reads 2,129
  • WpVote
    Votes 294
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Revisi bercerita tentang kisah persahabatan pada waktu SMA Reva: Gadis tomboy dan cuek yang mempunyai sahabat dari kecil yang memiliki sifat periang dan hiperaktif bernama Haviza. Mereka berdua selalu bersama baik disekolah maupun diluar sekolah, melakukan hal yang mereka suka. Tanpa ada jarak diantara mereka, ketika mereka berdua bertemu dengan Devan dan Dito. Akankah mereka terus bersama??? Atau lebih mementingkan cowok dibanding persahabatan yang sudah terjalin selama 17 tahun???
All Rights Reserved
#93
reva
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Boys In The Kost [END]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK - ETERNITY PUBLISHING] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines