Di Batas Senja

Di Batas Senja

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Langkah kaki ku semakin pelan, sakit, itulah yang kini terasa. Klakson yang saling bersahutan di sebrang jalan sangat tidak menarik pendengaran ku. Ahh. Kenapa tak ada bangku disekitar sini? Keringat dingin mulai membasahi dahi dan leherku. tidak. Aku tidak boleh terjatuh!! Namun perlahan, penglihatan ku mulai kabur dan dalam hitungan detik semuanya menjadi gelap. "Woy cewe, bangun lo!" Raka mengerjap melihat seorang wanita cantik ambruk di depan jalannya. Tak ada jawaban apapun dari mulut gadis itu, wajahnya pucat, tubuhnya dingin. Raka panik. Laki-laki ini menatap seragam sekolah yang dikenakan gadis itu, Key-ra-A-nas-tas-ya ejanya dalam hati. Perlahan, ia mengambil lengan kanan gadis itu dan diletakkan diatas pundaknya. Raka, laki-laki dingin, jutek, tapi tampan dan cerdas ini membopong gadis asing yang ditemuinya di pinggir jalan ini menuju RS terdekat. Tanpa keduanya sadari, ini merupakan awal dari pertemuan mereka selanjutnya. Dan semenjak hari itu, hidup keyra menjadi lebih berwarna dengan adanya tawa dan mata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In Another Life
  • LALA
  • Our Years
  • Adek Kelas ✔ [COMPLETED]
  • KIARILHAM【END】
  • Amor Almira
  • F A K E ? [End]
  • Look At Me Now
  • GREENSTA [END]
  • Sayang

Cerita sudah COMPLETE. Ditahun terakhir masa SMA ku, aku menyukai seorang laki-laki yang menjadi incaran satu sekolah. Raka, dia tampan dan keren, punya segudang fans perempuan di Nusa Bangsa. Ketua OSIS sekaligus kapten tim basket Nusa Bangsa. Tapi hari-hariku yang indah karena akhirnya dapat berdekatan dengan Raka harus menjadi menyebalkan ketika seorang siswa bernama Gavin yang bertingkah aneh. Dia mengklaim diriku sebagai miliknya. Dia bukan saja aneh, dia itu gila. ===================================== "Lo itu milik gue, Sia." Aku membuang pandanganku ke samping tak mau menatapnya. Untuk kesekian kalinya laki-laki itu mengatakannya. "Gue aja ga tau elo. Lo gila ya?" "Lo tuh istri gue." Aku menoleh dengan cepat, menatap Gavin dengan mata yang melebar. "Waah beneran gila ya?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines