I Want Niqab or Cadar

I Want Niqab or Cadar

  • WpView
    LECTURES 16,951
  • WpVote
    Votes 805
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadTerminé ven., juin 28, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[BACA WAJIB FOLLOW] "Ma aku tuh mau pake cadar, please Ma kali ini aja" mohon Sarah "Gak akan Mama biarin kamu pake cadar sialan ini dan jangan pernah pake hijab sama cadar ini. Gara-gara kamu pake ini semua orang tuh sebut kamu teroris dan mereka bahkan bawa-bawa nama Mama" ucap Renata-Mama Sarah "Ma seharusnya Mama tuh dukung Sarah buat hijrah ke jalan-Nya Ma, bukan malah ngejauhin Sarah dari Allah" ucap Altaf--kakak laki-laki Sarah-saudara tirinya-- "Diem kamu Altaf, kalian berdua tuh sama aja tau gak. Kalian gak ngehargain pengorbanan Mama, MAMA BENCI SAMA KALIAN!" bentak Mamanya yang benar-benar marah "Pengorbanan apa?! Pengorbanan ingin menyiksa saya?! Pengorbanan kekerasan fisik yang anda lakukan kepada saya?! Pengorbanan melawan agama dan melarang putri anda memakai jilbab yang menjadi kewajibannya sebagai wanita yang sudah baligh dan cadar yang menjadi sunnah?! Tolong sadar diri, yang anda larang adalah adik kami! Adik dari Saras Azzahra Hamdani dan Muhammad Altaf Hamdani! Kami bersusah payah mendidiknya dengan penuh kesabaran dan ilmu agama sedari kecil, jangan patahkan usaha kami untuk membuat menjadi jelmaan Sumayyah Nyonya Renata Ardiansyah!" Saras berbicara dengan lantang Sekarang Renata benar benar merasa dipojokkan oleh anak-anak nya sendiri, ralat, anaknya dan anak tirinya.
Tous Droits Réservés
#535
istri
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • MAS WILDAN [END]
  • Tasawuf Cinta
  • Rahasia Dibalik Akad
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  •  bisikkan di sepertiga malam ku
  • Qiyamah Senja-completed
  • HAMASAH CINTA (END)
  • A dan Z
  • Alifa Story [END]

∆ BANTU FOLLOW, VOTE, KOMEN DAN SHARE, YA ∆ "Padahal dalam cinta masa lalu itu tidak penting, Haura." Wildan terkekeh sambil menunduk. "Saya tidak peduli sebagaimana masa lalu mu, keburukan mu dan apapun yang menjadi masa lalu bagimu. Saya hanya ingin berjalan bersama untuk menuju ke Jannah Allah tanpa menoleh ke belakang, begitu yang sebenarnya harusnya manusia lakukan, Haura." sambung Wildan. "Saya masih cinta sama Wiliam. Saya takut tidak bisa mencintaimu, Wildan. Sebab, kayak katamu, cinta tidak bisa dipaksa layaknya agama," jawab Haura. "Saya melakukan ini dengan niat ibadah. Masalah kamu balik mencintai saya atau tidak, itu adalah bonus. Saya akan sabar dan ikhlas jika hatimu masih belum bisa menerima saya. Saya hanya ingin mengajakmu bersama-sama berjalan ke jalan Allah. Sama-sama beribadah dan membina rumah tangga baik demi Allah, Haura." Kali ini Wildan tidak ingin kehilangan seseorang yang selalu ia pikirkan. Ia benar-benar tegas meskipun wanita itu masih mencintai lelaki lain. Tapi tidak masalah. Sebab. Allah maha membolak-balikkan hati manusia. Jangan lupa silahturahmi ke Instagram: @This_Wildan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu