SERENDIPITY

SERENDIPITY

  • WpView
    Reads 406
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 21, 2021
Prologue Suatu kebetulankah atau memang keberuntungan yang menjadi takdir dari tuhan untuk setiap orang yang hidup di dunia ini? Begitupun sama halnya dengan kisah kehidupan seseorang, ada kala nya kita mengharapkan sesuatu yang kita inginkan tapi itu tidak akan terjadi dan adapula hal yang kita tidak pernah inginkan tetapi itu menjadi takdir diri kita sendiri. Memang takdir itu tidak dapat di ubah & juga tidak bisa di tolak, tetapi perasaan seseorang bisa saja berubah dalam waktu yang sangat singkat bukan? Jadi kau percaya takdir atau keberuntungan ?
All Rights Reserved
#1
achazia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Faith in You : The Seeker
  • Drama Sepupu [END]
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Irreversible : Sebuah Takdir
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • A Wallflower Love Story (AWLS)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines