Dialog untuk Tuhan

Dialog untuk Tuhan

  • WpView
    LECTURAS 2,789
  • WpVote
    Votos 36
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, nov 21, 2017
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Dialog antara Aku dan Kamu, rahasia tak bersambut yang tetap kusyukuri. Pembicaraan kita tentang memaknai hidup dan pencarian Tuhan. Jangan sampai kita meniagakan iman. Kamu selalu bilang, mari memanusiakan manusia.
Todos los derechos reservados
#59
tuhan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • KECEWA (Hiatus)
  • Bulan yang Didamba Matahari
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Antara Salam Dan Shalom✔
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • marry me again (End)
  • Jodoh Pilihanmu, "Dia Yang Terbaik" (TAMAT)
  • Ku Sampaikan Cinta Ini Dalam Do'a

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido