Tanpa Kepastian

Tanpa Kepastian

  • WpView
    Reads 5,102
  • WpVote
    Votes 272
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Tujuan lo datang kehidupan gue itu apa? Mau bikin hati gue tergores atau gue cuma boneka lo doang? " "Gue seneng lo marah sama gue, karna gue berhasil ngisengin lo dan itu kebanggaan gue tersendiri." Akbar Prasetyo Ananta,murid pindahan yang sekarang resmi menjadi murid SMA bintang dengan sifatnya yang selalu usil pada cewek teman satu kelas nya tidak hanya itu Akbar juga gengsi terhadap cewek. Bagaimana dengan cewek itu setelah kedatangan murid baru yang super nyebelin? Leta Adara, cewek yang selalu kesal terhadap Akbar karna keusilan nya yang bikin naik darah. Hari-hari Leta menjadi terganggu oleh kedatangan Akbar, Tapi Akbar lama-lama memperlakukan Leta selayak orang pacaran dan Leta merasa nyaman. Apakah mereka berakhir bahagia atau salah satu dari mereka ada yang terluka? *** Cerita ini mungkin mainstream banget,tapi apa salahnya dibaca dulu? setiap orang punya cerita yang berbedakan?
All Rights Reserved
#847
bff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • DEVIAN [END]
  • Different Way
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • It HURTS
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • Kelas A [End]
  • Kode (Completed)
  • Pal In Love

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines