When The Love Involved

When The Love Involved

  • WpView
    LECTURES 301
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Chapitres 12
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., janv. 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Percaya sama gue Al, yang gue cinta hanya loe, hanya loe.. Bukan yang lain." tegas Arsa sambil menggoyang-nggoyangkan kedua pundak Alena. "Gue tau itu Sa, gue tau.. Gue emang cewek bodoh, gue ngga bisa mikir, gue egois, gue selalu posesif sama loe. Gue selalu cemburu kalau loe dekat sama cewek lain, walau itu cuma temen loe tapi gue punya alasan untuk cemburu, gue pernah tersakiti karena pernah terlalu percaya. Gue pernah rasain itu, dan rasanya sakit banget Sa, sakit...." Alena berkata sambil terisak. Arsa menghapus air mata Alena yang jatuh dipelupuk matanya. "Iya gue tau gue tau Al... Gue seharusnya jaga perasaan loe. Maafin gue Al, maafin gue..." Alena menepis tangan Arsa yang membelai lembut pipinya "Loe ga perlu minta maaf Sa, yang perlu loe perbuat sekarang adalah dengerin gue!!! Sa... Gue gini karena gue sayang sama loe, sayang banget dan gue ga mau loe tinggalin gue. Hanya itu yang gue takutin." Arsa menggeleng-gelengkan kepalanya memeluk tubuh Alena dengan erat. "Iya Al, maafin gue maaf, gue juga sayang banget sama loe, tanpa loe tau, gue cinta sama loe melebihi rasa cinta loe ke gue. Emang gue ngga pernah ungkapin itu semua, tapi disini Al disini di hati gue hanya terisi satu nama yaitu nama loe. Gue gaakan pernah biarin seseorang rebut posisi loe di hati gue. Begitupun gue biarin seseorang rebut posisi gue dari hati loe. Selamanya loe milik gue Al, selamanya ga akan ada yang bisa gantiin dan rebut loe dari gue. Love You Al." Hahaha itu sedikit cuplikan dialog Arsa dan Alena yang bikin baper, kalau penasaran lanjut baca aja yuk!!! Lets reading "NO PLAGIAT" dilarang keras membajak, hargai ide pangarang!!!
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • My Friend Is My Strength
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Admire Or Love
  • DIKANESHA
  • Aku Adalah Lukamu
  • Viona Allexa Miller
  • ANELKA CALVARY

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu