We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I Hate Jovan

I Hate Jovan

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Sep 11, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kezya diam-diam menikmati gemuruh adrenalinnya saat ujian. Dia menikmati suara detik jarum jam yang teratur berpacu dengan detak jantungnya yang gelisah ketika mengerjakan soal soal ujian. Dia menikmati keheningan yang bersaing dengan ketergesaan. Namun, sudah dua menit ini konsentrasinya terpecah. Adik kelas yang duduk disebelahnya terus menggoyangkan badan. Cowo tampan itu terlihat gelisah dan lama kelamaan wajahnya semakin memerah. Kezya kesal. Usaha terakhirnya untuk fokus sudah bubar. "Lo kenapa, sih?" tanya kezya ketus. Cowok itu tidak mengeluarkan sepatah kata pun dari mulutnya. Dia malah membungkam mulutnya dengan telapak tangan kanannya seakan menahan sesuatu yang memaksa keluar. "Misi, gue mau ke toilet." cowok itu bangkit dari duduknya tanpa memedulikan pertanyaan kezya tadi. Kezya semakin kesal, tapi lantas memiringkan tubuhnya memberikan jalan. Tapi.... "Hhooeeekkk...." cowok keren itu mengeluarkan isi perutnya tepat disebelah meja kezya.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Hi, Pak Dosen!
  • Converge With You [On Going]
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Hanya Untukmu
  • Arunika
  • KOSTAN JANUARTA
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]

Siap! Aku bikin versi yang lebih gokil, penuh lawakan, dan bikin penasaran banget: "JATUH GAK CUMAN SEKALI" Zea cuma pengen sekolah dengan tenang. Tapi, hidup? Ah, dia kayak sinyal WiFi di dalam hutan nggak pernah stabil. Seminggu sebelum MPLS, Zea jatuh dari motor. Hasilnya? Badan lecet-lecet, jalan pincang kayak robot yang kehabisan baterai. Tapi semangat Zea? Tetap nyala, walau kakinya bilang, "Tolong, kasih aku istirahat dong!" Dengan gaya jalan ala zombie setengah patah itu, dia berangkat ke sekolah. Eh, siapa sangka? Itu baru babak pembuka dari drama kehidupan ala Zea. Mulai dari dipanggil "Pincang" oleh Gavin, cowok OSIS yang ngeselin tapi entah kenapa bikin Zea pengen ngelempar sepatu eh, tapi sepatu lagi di kaki yang pincang, jadi nggak bisa. Trus, dia nyasar ke UKS dan ketemu Rafael, kakak kelas yang gantengnya level dewa, sopannya level malaikat, bikin Zea hampir lupa kalau kakinya masih sakit. Drama makin kencang! Ada Acel, si jenius yang bablas soal cinta katanya paham, tapi prakteknya? Duh, bikin kita ketawa sampe perut keram. Terus Alenna, kakak sirkel yang super dewasa dia satu-satunya yang kayak alarm darurat kalau semuanya mulai kacau. Dan Arlan, cowok yang lebih sering nongkrong sama Gavin daripada ngurusin dirinya sendiri. Jadi, hidup SMA itu bukan cuma soal ngerjain PR, nilai, atau guru killer yang galak. Tapi soal patah hati yang nggak keliatan, tawa yang pecah-pecah, dan sahabat yang kadang lebih bikin pusing daripada pelajaran matematika. Pelajaran paling penting buat Zea? Ternyata yang paling bahaya bukan luka di kaki yang bikin jalan pincang. Tapi luka di hati yang datang tanpa peringatan dan itu jauh lebih nyesek daripada jatuh dari motor.

More details
WpActionLinkContent Guidelines