The Flower Sweet

The Flower Sweet

  • WpView
    LECTURES 71
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., sept. 8, 2017
Dia adalah bunga, bunga yang amat manis. Senyumannya selalu mampu melelehkan hati yang beku, menghilangkan rasa penat. Namun ia seperti bunga berduri, tidak sembarang orang memetiknya jika tidak ingin terkena duri. Otak yang cerdas pun sangat berguna, licik, menusuk secara perlahan. -Hana Kirei Ia adalah sosok dingin, tidak tersentuh. Seperti badai, tidak bisa ditebak bagaimana datangnya. Membatasi diri dengan tembok kokoh, lingkungan politik membuatnya harus menutup diri, sama sekali tidak boleh menunjukkan kelemahan dan kekurangannya. Disaat dirinya tersiram cahaya bulan purnama, taring dilengkapi sayap hitam kokoh membentang. Pada saat bulan purnama, kerajaan akan ditutup. Para tumbal dipersiapkan untuk makanan sang Raja besar dan kuat. -Arashi Seiryuu
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Haru Wo Matteimasu ( Waiting for Spring)
  • BLOSSOM ENDING WITH PROMISE IN HEART
  • Princess Yuken
  • Upil Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Jari Kelingking
  • Love that grows in the kingdom
  • Shadows in the Ivory Tower ✅
  • The Queen of My Heart
  • Destiny

Kala seorang gadis lemah dan sendirian harus melalui garis hidup yang pelik dan hidupnya sepenuhnya berubah ketika ia terpaksa pergi ke Jepang untuk mencari ayahnya dan bersua kembali dengan teman masa kecilnya, sosok pria dengan rambut emas yang seperti bunga tulip di musim semi itu juga menggetarkan hati Yasmine. Namun disisi lain Pria bermata biru itu membuat Yasmine tak bisa bernafas. Ada banyak kejutan dan tantangan yang harus dilalui... "Ketika hujan turun di musim kemarau, siluetnya memudar bagaikan embun...dan sepenuhnya aku yakin bahwa dia sedang menangis " Matsuyama "Bersama si Mata biru entah mengapa bunga sakura mekar di hatiku yang beku" Yasmine "Akankah musim semi itu akan hadir di Yume?" "Aku adalah seorang samurai, tanganku selalu basah akan darah, kau salah jika menganggapku lentera!" Ujar Matsuyama sendu. "Bukankah lebih baik bersamaku?" Ujar Jae Hyun mendekatkan wajah bak pangeran nya. Mampukah seorang gadis seperti dia dapat menyelesaikan segala tantangan dan menemukan musim semi? "Bagaimana jika musim semi itu tak pernah datang?" "Setidaknya aku tidak menyerah dan akan terus menanti" "Aku adalah es dan kau api, aku dari Indonesia dan kau jepang... Aku Flamboyan dan kau sakura, butuh berapa perbedaan lagi agar aku berhenti mencintaimu?" Ujar Yasmine sendu. #waiting for spring_HaruWoMatteimasu

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu