Letter Silent

Letter Silent

  • WpView
    Reads 1,329
  • WpVote
    Votes 345
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 27, 2017
Sebuah rasa abstrak yang tertuang dalam kertas putih yang ditulis dipenghujung malam. Di temani pijar lampu terang, menemani ku di pemikiran dalam. Seperti sebuah gumpalan awan yang tidak bisa ku sentuh. Kehangatan tidak ada di sana, hanya dunia sedingin kutub selatan yang menerpa. Dengan tawa baru yang nyata, membayar tuntas rasa kecewa. Berjalan beriringan menikmati luka yang ku buat nyata. Dirinya datang menggantikan dirinya yang lain. Membawa hangat dan menggantikan dingin. Sebuah surat merah jambu yang ku buat sederhana, namun ternyata tak memiliki makna apa-apa. SEPTEMBER Copyright 2017©Afisarasi
All Rights Reserved
#52
trueshortstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dunia Abu-Abu ✔
  • SSS1; Beloved One
  • When Love Walked In
  • Andai Aku Dewasa
  • Love Story
  • Neo-MONDAY✔ [TERBIT]
  • Cerita Setelah Hujan
  • Hi-Fi (SUDAH TERBIT)
  • Connection Your Internet

[SELESAI] Ini cerita terlantar berisikan kenangan. Cerita yang tidak tau akan kukemanakan. Cerita yang menjadi saksi bisu atas sebuah perjuangan. Aku pernah tersenyum, tertawa lalu menangis. Aku pernah merasa senang lalu merasa sedih. Aku pernah bahagia lalu tersakiti. Aku pernah merasakan pengalaman yang saat ini kujadikan pelajaran. Dan, aku mencoba untuk mengabadikan pengalaman itu melalui sebuah tulisan. Tulisan yang akhirnya menjadi cerita. Cerita terlantar yang saat ini sedang kau baca. Dunia Abu-Abu. Yang kau lihat terang, belum tentu bersinar. Yang kau lihat gelap, belum tentu kelam. Silahkan menikmati warna-warni dunia abu-abuku. -Gisella Febiyolah Author: Isnin Maliya

More details
WpActionLinkContent Guidelines