Letter Silent

Letter Silent

  • WpView
    Reads 1,327
  • WpVote
    Votes 345
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 27, 2017
Sebuah rasa abstrak yang tertuang dalam kertas putih yang ditulis dipenghujung malam. Di temani pijar lampu terang, menemani ku di pemikiran dalam. Seperti sebuah gumpalan awan yang tidak bisa ku sentuh. Kehangatan tidak ada di sana, hanya dunia sedingin kutub selatan yang menerpa. Dengan tawa baru yang nyata, membayar tuntas rasa kecewa. Berjalan beriringan menikmati luka yang ku buat nyata. Dirinya datang menggantikan dirinya yang lain. Membawa hangat dan menggantikan dingin. Sebuah surat merah jambu yang ku buat sederhana, namun ternyata tak memiliki makna apa-apa. SEPTEMBER Copyright 2017©Afisarasi
All Rights Reserved
#501
trueshortstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • SSS1; Beloved One
  • Serendipity
  • Connection Your Internet
  • Hi-Fi (SUDAH TERBIT)
  • When Love Walked In
  • Neo-MONDAY✔ [TERBIT]

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines