I LOVE YOU

I LOVE YOU

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 8, 2017
Pagi yang indah di hari yang indah! pagi ini gue ada acara party di rumah teman gue yang namanya beby. Nama gue cinta Selain itu gue juga punya sahabat yang ganteng,tinggi,manis pokoknya fervek lh namanya Farhan dimas angara, dia sekarang lagi ngelanjutin sekolahnya di amerika.. Beby "hemm tumben lama lo datang biasanya loh yang utama klawar masalah kayakginian " Gue "biasalah gue lagi galau " beby "lo galau gara-gara apa?? " gue"ya biasalah WA gue gak di balas sama Farhan " beby "yang sabar ya:) " Saat gue asik bicara sama beby ,tibalah satu teman gue yang namanya ona "hy cinta gue ada kabar hot nii "gue "kabar hot apaan?" onak "cowok yang paling ganteng sedunia datang!! " Gue "lo ngapa sih ona, lo gila ya?" ona "ya ampun maksud gue gue lihat tadi farhan datang ke rumah lo " Gue"what farhan datang!! " ona"iya" saat gue dengar dengan jelas kalaw sahabat gue yg dah 2tahun berpiasah kini kembali!!!. Gue pun langsung pegih dan gak nyiain momen yang langkah kayak gini;/ "Pak supir tolong anterin gue pulang " supir"Kemama non?? " gue "ya kerumah gue lh pak;/ " Supir"Gak ke rumah den farhan non? " gue "what emang farhan dah datang " supir "udah non" ya udah anterin aja gue ke rumah farhan.. Sumpah gue rindu banget sama dia dan gue teringat masa kecilgue saat farhan gonceng gue dan dia anggap gue bagian dari hidupnya, Farhan I love You!! Di situ gue sadar bahwa hue hanyalah sahabat dan gak lebih:// Hufttt....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • NVL school💛💜
  • LOVE STORY QIANARRA
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • School Heart♡ [TAMAT]
  • Pretty Careless
  • Arsyilazka
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • serpihan hati
  • Bawa Aku Pulang (End)

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

More details
WpActionLinkContent Guidelines