YOU DRUG ME

YOU DRUG ME

  • WpView
    LECTURAS 740
  • WpVote
    Votos 78
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 8, 2018
London 23:59 Mereka bilang Waktu memiliki dua sisi. ia dapat menyembuhkan yang terluka dan juga bisa menyelesaikan berbagai masalah. Tapi bagaimana jika yang terjadi adalah sebaliknya? Waktu bisa membunuh yang sedang terluka dan ia juga dapat memperburuk keadaan yang ada. Ternyata Waktu itu dapat merubah segalanya.. Sisi manakah yang akan berpihak pada Ellena satterle yang kerap dipanggil dokter psikolog terbaik atau jack dawson Egardo yang tidak asing dengan dunia gelap Lalu bagaimana usaha ellena terlepas dari jerat obsesi seorang jack? Dan Bagaimana waktu akan memperlakukan keduanya? Darah keringat dan air mata adalah satusatunya saksi dari kisah mereka. Peringatan!! Cerita ini di beberapa chapter akan ada adegan kekerasan. Dan hal tidak senonoh yang disenonohkan author, mohon yang dibawah umur tinggalkan cerita saya yaa, harap bijak membaca.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Breathe
  • Whispers between two prayers
  • JASON ALEXA
  • Prison's
  • Pelayan Satu Malam Milik Mafia
  • Serenity
  • MY DESTINY (COMPLETED)
  • OWNED by a DON (Mafia Romance)
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido