Story cover for Dayre Biru by RikaZPutri
Dayre Biru
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Sep 09, 2017
Ini dayre tentang hati yang ingin ditemukan dan berhenti mencari. Tentang hati yang terluka lalu mencoba bertahan walau kehilangan kepercayaan dirinya. Tentang hati yang seperti telah menemukan tapi masih menunggu akhir cerita pada takdir
All Rights Reserved
Sign up to add Dayre Biru to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Eloven Is Endless Pain [END] by NER16_
24 parts Complete
Cinta adalah soal pilihan. Antara mengejar atau pergi. Antara tetap ada atau menghilang. Antara bertahan atau melepaskan. Namun, perasaan yang tumbuh bukanlah sebuah kesalahan. Sebab mencintai, bagaimanapun bentuknya, tetaplah sebuah anugerah. "Perasaan cinta yang tumbuh tetap sebuah anugerah-meski aku harus dihadapkan pada dua sisi yang berbeda, saat jatuh cinta pada dua hati." -Nezzara Reylisia --- Nezzara adalah perempuan yang rumit-bukan karena ingin, tapi karena hidup membentuknya demikian. Di balik senyum tenangnya, tersembunyi lapisan-lapisan rahasia dan trauma yang belum sembuh. Ia terbiasa menyembunyikan luka dan membungkusnya dengan kata-kata biasa, seolah semuanya baik-baik saja. Namun segalanya berubah ketika dua hati datang mengguncang dunianya, Nezzara jatuh cinta-pada dua hati, dua dunia, dua versi dari dirinya yang berbeda. Tapi cinta tak pernah sederhana bagi seseorang yang masih dikurung trauma. Masa lalunya menyeretnya kembali ke dalam ketakutan: bahwa ia tak pantas dicintai, bahwa semua ini hanya sementara, bahwa ketika ia membuka diri, semuanya akan runtuh. Dalam perjalanan hidupnya yang tak pernah sederhana, Nezzara berjuang memahami jati diri, menerima trauma, dan mengurai perasaan yang tumbuh di tempat-tempat tak terduga. Namun ketika rahasia-rahasianya mulai satu per satu terbuka tentang siapa yang ia cintai, tentang masa lalu yang terus menghantuinya, dan tentang siapa sebenarnya dirinya. Nezzara dihadapkan pada pilihan yang tak bisa ia hindari: mengikuti kata hati atau tetap bersembunyi dalam dinding-dinding yang membatasi langkahnya dalam ketidakpastian? Dan Ini adalah kisah tentang mencintai dua hati, tentang berani menghadapi masa lalu, dan tentang menemukan versi terbaik dari diri sendiri-meski harus melewati jalan paling sakit sekalipun. ----- [And This Story from Inspired By True Story]
You may also like
Slide 1 of 9
Traces in the Light  cover
BLUE IRIS FLOWER cover
This is my destiny cover
Antara Lagu dan Buku cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
Memory Of First Love [Completed] ✓ cover
Antara Senja Dan Hujan cover
Eloven Is Endless Pain [END] cover
Sekali Lagi (End)  cover

Traces in the Light

20 parts Ongoing

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?