Alone (slow update)

Alone (slow update)

  • WpView
    LECTURES 104,695
  • WpVote
    Votes 4,935
  • WpPart
    Chapitres 63
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., août 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
12 tahun. . . Hanya 12 tahun aku menikmati masa kebahagiaan hidup bersama kedua orangtuaku. Ketidakcocokkan berujung perceraian menjadi jurang pemisah ikatanku dengan Ibu dan Ayah. Ibu secara terang-terangan mengatakan ingin memutus ikatan denganku karena enggan mengingatku dalam kehidupan barunya. . . sedangkan Ayah, Dialah satu-satunya tempatku bergantung dengan mengijinkanku tinggal bersamanya meskipun aku tahu itu adalah sebuah keterpaksaan. Hingga suatu hari, demi bisa menikah dengan wanita baru yang dicintainya, ia memerlakukan hal sama seperti ibu padaku. Aku dilahirkan karena cinta Ayah dan Ibuku, lalu . . . kenapa hanya bertahan 12 tahun aku bisa menikmati kasih sayang mereka? Permasalahan yang mereka hadapi berdampak kebencian padaku. Aku tak pernah benar-benar tahu kesalahanku hingga membuat mereka dengan mudah ingin memutuskan ikatan orangtua-anak denganku? Apakah ini tujuan kehadiranku di dunia? Ditinggalkan sendiri karena kebencian orangtuaku atas kehadiranku dalam kehidupannya . . . Kenapa harus aku, Tuhan?
Tous Droits Réservés
#889
generalfiction
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Bad Romance (PUBLISH ULANG)
  • AREN
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Love Hurts
  • Cahaya [COMPLETED]
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Tameng
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D

COMPLETED! Usia dua puluh lima tahun bagiku masih tergolong muda. Tapi tidak bagi Mama. Sampai capek rasanya setiap hari mendengar Mama menasihatiku agar cepat mencari pendamping hidup. Baginya, kehidupan perempuan sejatinya hanya berputar pada dapur, kasur dan sumur saja. Aku maklum, Mama orang dari kampung, tapi bagiku yang hidup di era milenial seperti sekarang, pantang bagiku menikah sebelum aku merasakan hidup enak berkat kerja kerasku sendiri. Aku bilang iya-iya saja agar Mama berhenti merecoki hidupku. Pikirku, nanti sajalah, toh pasti banyak laki-laki yang mau jadi suamiku. Tapi, ternyata takdir tidak bisa kuajak main-main barang sebentar saja. Siapa sangka justru aku seolah menjilat ludahku sendiri. *** Mau tahu lanjutan cerita ini? Silakan tambahkan cerita ini ke dalam perpustakaan kalian, jangan lupa ketuk bintangnya, ya. Ditulis oleh Respitaningrum. Awal : 13 Maret 2019 Akhir : 24 November 2019

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu