aku tanpa dia

aku tanpa dia

  • WpView
    Reads 3,764
  • WpVote
    Votes 218
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 1, 2018
cinta tidak harus saling memiliki meski ke dua belah pihak memiliki perasaan yang sama . Dan cinta tidak sebodoh perkiraan banyak orang yang katanya ' cinta membuat semua orang buta sekalipun telah di sakiti berkali - kali ' tapi nyatanya cinta tak sebuta dan sebodoh itu . Cinta masih memiliki harga diri , dimana apa bila sebuah hati yang tulus di sia - sia kan dan di sakiti berkali - kali maka ia akan mencoba mundur dan mencoba memutar balikkan fakta bahwa bukan cintalah yang bodoh tapi seseorang yang telah melakukan kesalahan dalam hal cinta lah yang bodoh . Apabila di saat hati lelah menunggu dan di sakiti , sebuah hati yang sabar datang menjemput tuk menaungi kisah cinta baru yang mungkin akan lebih menyenangkan . Tapi apabila hati masih berlabuh padanya , apa yang harus di lakukan ? Menggapai sesuatu hal baru yang pasti atau menunggu dengan ketidak pastian dan ketidak mungkinan ? Cinta segitiga ? Friendzone ? Penyesalan ? Menunggu ? Berharap ? Masa lalu ? Semua terangkum dalam cerita ini . Penasaran ? Lanjut baca ya 😊 Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan like dan komen oke 👌
All Rights Reserved
#89
penyakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • [END] Blind Rainbow
  • Friend's Zone's
  • Ilusi
  • You Are Mine [Terbit]
  • Stupid Love [END]
  • Everything Between Us (ON GOING)

Perihal hari itu, anggap waktu hanya bercanda. Waktu akan berjalan seenaknya tanpa dia tahu setiap seret yang dia tinggalkan selalu menggoreskan luka yang tidak semudah itu untuk disembuhkan. Ditengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, Jeremy merasakan kekosongan dalam dirinya yang tak bisa terucap. Kehidupannya yang biasa biasa saja tiba tiba dihadapkan pada kehilangan yang menghancurkan. Dalam usahanya untuk menyembunyikan rasa sakit, Jeremy menemukan dirinya terjebak dalam labirin emosi yang gelap. Namun ketika cahaya harapan muncul dari sudut yang tak terduga, Jeremy harus memutuskan antara terus meratapi masa lalunya atau memberanikan diri membangun kembali kehidupannya yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines