Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Senyum Mu Menenangkan

Senyum Mu Menenangkan

  • WpView
    MGA BUMASA 168
  • WpVote
    Mga Boto 25
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Nov 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hari ini pertama masuk sekolah seorang gadis bernama Vina,Vina diterima di sekolah SMA budi Perwira, Vina orang yang sangat cuek tapi perhatian loh :v.. Tetapi saat pertama sekolah mengapa ia harus telat bangun? Karena dia juga orang yang sangat pemalas. Vinnnnnnnn...!!!! Teriak Clara ibu Vina. Clara hanya menggelengkan kepala anak semata wayangnya sangat pemalas sekali dan susah untuk dibagunkan. Maaf ceritanya gak jelas :v Jangan lupa Kasih Bintang nya yaa
All Rights Reserved
#320
penasaran
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • ADVINES [TERBIT]
  • Kenanglah AKU
  • Kakak Kelas ( Selesai ) ✓
  • Be Tw(ee)n Us
  • Tersesat di Antara rasa
  • The Boy Across My Balcony
  • Bad Queen
  • The Gorgeous Devil
  • He Was My First Love

Terbangun di ranjang yang sama membuat Wisnu dan Wina terjebak di sebuah hubungan rumit. Hubungan yang membuat mereka saling terikat tanpa bisa terlepas meskipun Wina ingin. Wina perempuan yang begitu keras memaknai hidup harus terjebak dengan Wisnu, atasannya yang begitu suka menabur harapan dengan para perempuan. "Bapak nggak usah kesini lagi." "Tapi dia juga butuh saya, Wina. Jangan jadi perempuan egois." Ucap Wisnu dengan tatapan tertuju ke arah perut Wina yang sudah membesar. Wina yang terbiasa mandiri dalam hidup harus terus berada di jangkauan Wisnu untuk keselamatan calon buah hatinya. Belum sampai di sana saja, Wina harus di cap sebagai perempuan murahan karena hamil di luar nikah. "Jangan nangis Wina." Wisnu mengusap pipi Wina yang sudah berubah mengembang. "Tindakan kita yang salah tapi dia nggak salah." Sejak detik itu juga Wina sadar bahwa anaknya tidak bersalah disini, dan sebagai Ibu, Wina ingin melindungi calon buah hatinya. Sedangkan Wisnu menemukan rumah yang seutuhnya. Rumah yang menyambut dirinya dengan senang hati, rumah yang selalu menjadi pendukungnya seberapa buruknya ia di luar sana. **** Prolognya sedikit saja, lanjut besok. Ini kisah Wisnu dan Wina dari cerita Love is not Perfect

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman