Just A Friend[zone]

Just A Friend[zone]

  • WpView
    Lecturas 750
  • WpVote
    Votos 105
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, dic 29, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Ada 4 orang sahabat yang sudah bersahabat sejak kecil. Bahkan sejak mereka masih di dalam kandungan mama mereka masing-masing. Mulai dari main bareng, satu sekolah bareng, ngerjain PR bareng, sampai pipis pun mungkin bareng. Ya jadi jangan heran kalo anak-anaknya jadi sableng semua. Faktor keturunan. Sejak mereka beranjak SMA, mereka mulai merasakan yang namanya jatuh cinta. Soal percintaan mereka itu sangatlah rumit, serumit rumus mtk. Secinta cintanya orang lagi jatuh cinta, akan kalah sama yang namaya rasa nyaman. Sesayang sayangnya orang sama seseorang, akan kalah sama yang namanya rasa nyaman. Karena, rasa sayang dan cinta itu tumbuh berawal dari kenyamanan. Ada teori mengatakan apabila perempuan bersahabat dengan laki laki, pasti salah satu dari mereka akan kalah. Maksudnya apabila perempuan itu bersahabat dengan laki-laki ia akan merasa jatuh cinta duluan, ataupun sebaliknya. Tapi, apakah teori itu berlaku bagi mereka berempat atau sebaliknya mereka akan merasakan terjebak dalam 'FRIENDZONE' WE HOPE YOU LIKE IT! ⚠️SLOW UPDATE⚠️
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • He is not My Best Friend (End)
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • {LOVE ENDS HAPPILY}
  • Si Tomboy Yang Mempesona
  • Sebuah Rasa
  • Friend's Zone's
  • My Three Brothers [Terbit]
  • The Story of Love
  • Stay With Me
  • Dua Cinta (Our Promise)

Kata orang, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak semuanya berjalan mulus. Tahu kenapa? Ya, karena pasti akan terlibat sebuah perasaan. Perasaan yang entah itu hanya dimiliki satu orang saja, ibarat bertepuk sebelah tangan. Atau juga perasaan yang terbalas, istilahnya kedua-duanya memang memiliki rasa yang sama. Awalnya aku mengenyah hal tersebut, karena selama ini aku bisa hidup dengannya sejak kecil tanpa terlibat perasaan. Iya, itu pada saat aku masih menginjak kelas delapan sekolah menengah pertama. Waktu terus berjalan. Sampai pada akhirnya, perasaan yang ku genggam erat dan tak akan mungkin menyukai sahabatku sendiri, nyatanya pupus. Saat kelulusan kelas sembilan aku baru sadar. Kalau aku memiliki rasa sayang bahkan cinta pada sahabatku sendiri. Namun, sampai saat ini aku tidak tahu. Apakah kami memiliki rasa yang sama atau hanya aku yang memiliki rasa seperti itu? Jadi, apa ini akan berakhir cinta bertepuk sebelah tangan? Photo cover by pinterest. Created by me and don't copy my story!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido