We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Surga untuk Syifa

Surga untuk Syifa

  • WpView
    Reads 404
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 9, 2017
WpInfo
Fiction
Social Themes
Arkan mendekati ibunya, memegang kedua lutut ibunya yang duduk di sofa, "Ibu, dialah gadis yang selama ini aku ceritakan ke ibu. Dia yang diam diam aku kagumi bu, ibu pernah bilang kalau ibu sangat menyayanginya bukan ? Maukah ibu kengkhitbahkannya untuk Arkan ?" "Arkan... anak ibu, ibu sangat menyayangi mu dan ibu sangat menyayangi dia. Dia adalah anak yang baik, tapi jangan sampai kamu jatuh cinta padanya nak. Sungguh cinta kalian adalah cinta terlarang" kata Ibu Nurma dengan mata berkaca kaca, tangan gemetarnya memegang kedua tangan Arkan yang ada dipangkuan ibunya. Akankah Arkan bisa melanjutkan niat baiknya kepada wanita itu ? Ataukah mereka sama sama menemukan surga mereka ? Bismillah -diusahakan update seminggu satu kali, nggak bisa janji update cepet- Publish on 10 September 2017 by Nurshana12 Highest rank #399 in Spiritual 17 September 2017 #164 in Spiritual 19 September 2017
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lathifa [END]
  • Diam Yang Terpilih
  • Penantian Terindah [COMPLETED]
  • Top Kisah Islami √
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Assalamu'alaikum My Wife [END]
  • SURGA UNTUK SARAH (SELESAI)√
  • Bang Arkan Pelindungku [Tamat]
  • SECOND CHANCE

[Spiritual-Romance] [TERBIT] [COMPLETED] [Disarankan untuk membaca Assalamu'alaikum!! Wahai Imamku! terlebih dahulu, karena ini sequel dari cerita itu] Arsyad membersihkan darah segar yang mengalir di bibirnya dengan ibu jarinya. Tangannya bergerak mengambil sapu tangan di saku celananya dan memberikannya pada Lathifa. "Saya tidak apa-apa. Jangan menangis," Lathifa menerima sapu tangan Arsyad dan menutup wajahnya. Terdengar suara pukulan demi pukulan. Kemudian suara hening. Lathifa merasakan dahinya terketuk oleh benda keras. "Kenapa?" tanya Lathifa dengan nafas masih sesenggukan. Matanya menatap intens wajah Arsyad. "Mau nikah sama saya?" Arsyad duduk dengan kaki kanan lurus ke tanah sedangkan kaki kiri menekuk ke atas. Menambah kesan keren bagi Lathifa. ______________________________________________ Jadwal Update Selasa, kamis, dan sabtu Start writing [02 Juli 2018] Finish writing [8 Januari 2019]

More details
WpActionLinkContent Guidelines