Nothing Happens For A Reason

Nothing Happens For A Reason

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 10, 2017
Tuhan berkata jika sebuah takdir adalah kuasanya. Tak seorangpun yang mampu mematahkan takdirnya. Takdirpun mengalir dengan apik di setiap hari-hari manusia. Dia adalah seorang yang sangat meyakini takdir. Tapi dia bukan manusia yang terlalu berserah pada takdir. Dia percaya sebagian takdir dapat dirubah. Dia tahu dan yakin itu, karna seseorang pernah berkata padanya "Percayalah pada takdir seperti kamu mempercayai Allah (Tuhanmu) dan begitu juga aku pada Tuhanku. Tapi Rin jangan menganggap takdir seakan-akan dia musuhmu tapi anggaplah dia sebagai bagian dari hidupmu". Tapi mungkin itu dulu, ketika sebuah takdir yang amat pahit belum menghujam kehidupannya, membuatnya dua langkah lebih jauh dari rengkuhan Tuhannya. Tapi dia tetap berusaha bertanya kenapa, kenapa, dan kenapa kepada Tuhanya. Hingga tangannya lelah menulis kata-kata tanya. Dan dia mulai terisak, akan kerindua terhadap sajadahnya. "Ya Allah.... Aku rindu" ************** Bukan sebuah cerita romansa, atau telenovela. tapi hanya cuapan emosi dari mata sebuah pena. Yang bergerak dengan lincahnya menyamai langkah takdir. Seakan merasa turut andil dalam dunia takdir. Cover by ig: m.m.u.art
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdirku ✓
  • YEON ^26^
  • Perasaan Yang Sama
  • ALA
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • Said Bismillah if you love me
  • Raden Aluna
  • DIBALIK TAKDIR YANG ASING

(Tamat pd bln Juni 2019)-(revisi tgl 24 April 2020/1 Ramadhan 1441) Karena maaf yang tak sempat terucap, mereka harus terjebak dalam labirin masa lalu yang membuatnya kalap. Ini bukan perihal siapa yang salah, melainkan siapa yang harus mengalah, agar benteng itu segera enyah. Rasa yang tak diinginkan itu telah menjelma menjadi rindu yang menggebu. Namun, salah paham yang belum usai meruntuhkan segala khayal hingga keyakinan untuk bertemu. Kisah dua insan yang saling merindu, yang tak bisa tersampaikan karena alasan jarak dan waktu. Hingga di suatu masa, kala satu di antara keduanya hampir melupa, takdir malah mempertemukan mereka kembali, dan membuat keraguan itu muncul lagi. Seperti jalinan urat dan nadi yang saling melengkapi, meraka ingin kisah cintanya berakhir dalam satu ikatan pasti. Namun, keberadaan pihak ketiga, membuat mereka harus rela mengubur asa yang ingin saling memiliki. Akankah dua hati yang tersembunyi itu dapat bersatu? Kemanakah takdir akan membawa keduanya? *** Aku ikhlas, aku pasrah... Karena ini telah menjadi ketentuan-Nya. Qadarullah... #TAKDIRKU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines