Arsal & Dila

Arsal & Dila

  • WpView
    Leituras 11
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, set 10, 2017
[TeenFiction-Humor] Ini kisah Arsal Radeya dan Faradilah Azmi. Sepasang kekasih yang sangat-sangat berbeda jauh. Arsal yang jahil, hiperaktif dan humoris. Sedangkan Dila yang pendiam, bisa di katakan cewek cupu di sekolahan. Tetapi, mereka bisa saling memahami satu sama lain. Cover by: @palitex
Todos os Direitos Reservados
#441
girlfriend
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Caramel
  • Velocity In Love
  • Sehidup Semati | Complete
  • Kulkas VS Es Krim [END]
  • KELUARGA WIDYAMADJA
  • My Darrel
  • Darel : Hold It In
  • MISS QUEEN & MISS STAR
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • AksayAneira
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo