Unpredictable love

Unpredictable love

  • WpView
    Reads 2,195
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 11, 2017
"Kamu mau kemana?", tanya pria yang berdiri tepat di belakangnya. Seseorang yang ditanya tidak mempedulikan. Ia terus berjalan tanpa menoreh ke belakang, sedangkan pria itu menghela napas lalu mengejarnya. Langkah pria itu berhasil menyeimbanginya. Pria itu menarik tanggannya sehingga menjauh dari pusat keramaian. "Tolong jelaskan dulu", kata pria itu memohon. Pria itu adalah Delvian Aji Saputra. Seorang mahasiswa tingkat akhir yang akan menjalankan praktek kerja. Sedangkan seseorang yang dikejarnya adalah Vernanda Aqilla Zahra. Seorang mahasiswi baru yang akan di ospek minggu depan. Aqilla hanya diam. Sesak di dadanya kembali muncul sehingga untuk mengeluarkan suara terasa sulit. Perlahan air matanya mulai meluruh. Delvian yang menatap Aqilla lekat langsung menarik tubuh Aqilla di dalam dekapannya. Aqilla menolak. Dia berusaha melepaskan pelukan Delvian, namun karena kondisinya saat ini dia tidak sanggup.
All Rights Reserved
#252
kisahcintaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGA
  • Jodohku Bukan Perjaka
  • [ END ] I Love (Hate) You, Pak Dosen!
  • I Have a Crush On You
  • Pak Dokter & Buk Tani
  • Secret Admirer : Untukmu Yang Tak Tahu
  • You Are My Destiny
  • Aira
ELGA

Pria berbadan tinggi itu sekarang pindah sekolah di SMA Harapan bangsa dia adalah Nevin Elga Saputra , pria cuek diatasi rata rata bertemu dengan sahabat semasa kecilnya yang membuat setengah jiwanya dulu menghilang tetapi sekarang telah terobati dengan kehadirannya lagi tetapi apakah mereka akan saling bersama selamanya?. "Awww ,eh Lo kalo punya mata dipake dong gtau ada orang apa " memegang lutut meringis kesakitan " Kalo jalan pake kaki bukan pake mata ,kalo mata buat melihat bukan buat jalan" nyelonong masuk mengabaikan teriakan wanita yang ia tabrak " Gatau malu banget si Lo ,bukannya minta maaf apake gapunya mulut Lo ya?" Berkacak pinggang menatap kesall " Bacot " "Udah udah La jangan ditanggepin" kata Nabila sambil memegang sebelah tangan Lala Penasaran kan ceritanya gimana hehe:3 langsung cuss aja ya baca jangan lupa vomment hargai penulis mikir nya pusing :v

More details
WpActionLinkContent Guidelines