KECEWA

KECEWA

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 12, 2017
BENCI, KESAL & SEDIH Sebuah perjalanan hidup seorang perempuan dengan penuh lika liku kehidupan.. Dia hanyalah seorang Gadis muda yg membutuhkan kasih sayang dan cinta dari keluarganya. Walau kenyataannya keluarganya sangat kaya dan apa yang ia butuhkan terpenuhi. Tapi tidak bagi Cassandra menurut ia Kebahagiaan terlahir dari kasih sayang dan cinta bukan dari harta ataupun kekayaan. Selengkapnya baca terus kisah saya di cerita KECEWA (Benci, Kesal dan Sedih)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Biru  Anuradha | END
  • ARIANA ( Lengkap )
  • Putra My IronMan (On Going)
  • About Naskala [on going]
  • mawar putih (END/TAMAT)
  • * ETTERNITY *
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Sincerity of Love (END)
  • Cewek Judes VS Cowok Kepedean (Complete)
  • Let Me Love You Longer

"Tidak semua yang hancur bisa disatukan kembali. Dan tidak semua cahaya membawa kehangatan." Nanza berjalan dalam senyap, di lorong-lorong gelap yang dibangun dari rasa percaya yang telah diruntuhkan. Sekali waktu, ia pernah memberi segalanya, cinta, keyakinan, seluruh dirinya. Tapi yang kembali hanya kehampaan, dan bayang-bayang luka yang tak pernah benar-benar hilang. Kini, setiap ketukan di hatinya terdengar seperti gema dari masa lalu. Setiap uluran tangan terasa seperti jerat yang manis. Dan setiap janji terdengar seperti racun yang dibungkus madu. Apa gunanya membuka pintu, jika yang datang selalu menghancurkan? Bahagia, bagi Nanza, bukanlah tujuan. Ia adalah ilusi yang berdansa di balik kabut-terlihat dekat, tapi tak pernah bisa digenggam. Dan kepercayaan... adalah puing-puing yang berserakan di tanah yang terlalu gelap untuk melihat jalan pulang. Ini bukan tentang menemukan cinta. Ini tentang bertahan di antara reruntuhan, tentang berjalan dengan luka yang belum sembuh, dan tentang belajar mengenali cahaya, tanpa harus terbakar olehnya lagi. Dan ... bagaimana percaya itu bisa dibentuk lagi? Welcome to Biru Anuradha

More details
WpActionLinkContent Guidelines