Penggalan Kata Mutiara

Penggalan Kata Mutiara

  • WpView
    Reads 7,680
  • WpVote
    Votes 289
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 26, 2020
Berawal dari keisengan yang disengaja. aku menggeluti dunia tulis menulis sejak aku duduk dibangku sekolah dasar. Tapi jarang sekali untuk ku publish, karena kurangnya rasa percaya diriku, sering mengganggap bahwa tulisanku ini tidak bagus, dan tidak ada isinya. Jadi hanya kunikmati sendiri, atau sekedar sharing pada beberapa teman saja. Tapi cukuplah aku bergelut pada rasa percaya diriku yang rendah. Aku ingin membuktikan bahwa aku juga mampu untuk menulis, ya walau masih belajar, dan belum ada apa2nya. Tapi setidaknya ini adalah bukti bahwa aku ingin serius menekuninya. Dan kuawali dengan menulis Antologi Puisi. Ini adalah sebuah penggalan-penggalan kata yang disusun menjadi sebuah kalimat singkat. Tulisan yang kubuat ini hasil dari ungkapan rasa yang tak sempat terucap dan hanya bisa kuungkap lewat bait-bait. Namun tidak semua yang kutulis adalah rasaku. Dalam tulisan ini mungkin juga mewakili rasa kalian. Terkadang dengan sakit hati/patah hati, merasa gelisah dengan lingkungan sekitar bisa membuat kita semakin produktif untuk menulis. Lalu kuucapkan terimakasih pada kalian yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupku. Sebuah awal yang kuharap dapat memotivasi diriku sendiri untuk terus berlatih merangkai kata, tidak bosan untuk membaca, terus belajar, menebarkan hal positif hingga menginspirasi banyak orang. Mungkin itu adalah keinginan sederhanaku. Selamat membaca dan merasakan sebuah rasa pada tulisanku. hehe semoga sukak yaa.. jangan lupa vote dan comment yaa untuk perbaikan ku dimasa mendatang. hehe. -AL-
All Rights Reserved
#559
katamutiara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • Jadi Antagonis Twins (On Going)
  • Sepotong Kue Kenangan dan Secangkir Kopi Pahit
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • ...
  • Suara Asa: Nolisa
  • Perjalanan Cintaku...
  • harapan yang pupus
  • DEAR HELEN (Tamat)

Aku hampir saja membuat kesalahan besar. Sangat BESAR. Tuliskan dengan huruf kapital tercetak tebal. Besar! Jenis kesalahan yang bukan hanya mengancam keselamatanku, melainkan menyeret keluargaku kepada kehancuran. Pokoknya masalah deh. Untung bencana bisa kucegah. Andai segala ingatan "pengalaman pahit" kaum kelas bawah tidak menghantam kepalaku di waktu yang tepat, mungkin sekarang aku akan jadi manusia ngenes. Sebelum aku sempat mengikuti kemauan segerombolan cewek "iri dengki paket lengkap" yang menyuruhku mengganggu Riana Forster, putri kesayangan keluarga Forster, karena dia menjadi kekasih keluarga Gauthier ... fiuh untunglah. Untunglah! Untung saja aku sadar! Aku pun mengikuti saran para tokoh penerima isekai (berdasar pengalaman baca sih) dan memilih jalan lurus; tidak menikung, menukik, apalagi jungkir balik. Apa enaknya menginginkan cowok orang lain? Lebih baik kunikmati privilese yang kudapatkan di kehidupan kedua. Jaya! Jaya! Jayaaaaa! Akan tetapi, perkiraanku salah! Iya sih, aku tidak menjadi musuh orang penting. But, why? Why oh why sepertinya aku menjadi target orang yang seharusnya tidak aku usik? Tolong beri tahu aku letak kesalahan rencana hidup aman dan nyaman milikku sekarang juga! Astaga sumpah mati aku nggak ada rencana jadi orang jahat. Sebaiknya utamakan diskusi demi mencari mufakat. Oke? Oh apa? Calon suami? Mama, tolooooong! Kenapa ada cowok mengaku calon suamiku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines