Cotton Candy

Cotton Candy

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Nov. 12, 2017
WpInfo
Belletristik
Romantik
Love, Sweet, Candy "Den lo tau ?" "Tau apa ?" "Kalau gue bisa, gue pengen jadi Cotton candy" ucap Agatha dengan riang. "Kenapa ?" "Karena Cotton candy itu lembut, ringan, dan manis nya membawa kebahagiaan" Aiden tersenyum mendengar perkataan yang keluar dari mulut Atha yang terdengar polos di telinga nya. "Kalau gitu gue mau jadi plastik nya, biar gue bisa menjaga lo" Agatha Vanessa Ferdian Gadis polos yang hobi makan kapas gulali, bahkan walaupun sudah SMA rasanya satu hari tanpa makan gulali akan terasa kurang. Mungkin gulali memang lebih identik dengan makanan anak kecil, tapi bagaimana jika gulali itu membawa cinta ? Aiden Erlangga Bramantyo Most wanted di SMA Bakhti Karya. Ganteng? Iya. Kaya raya? Uang nya aja bertumpuk. Pinter? Jenius malah! Apalagi sih yang kurang ?! Dan siapa yang gak mau jadi cewek nya Aiden?!
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • MARVEN ASKAR
  • Sealen
  • Posesif Gildan
  • Janji Sepasang Bintang (SELESAI)
  • AGASKAR [[ SUDAH TERBIT ]]
  • Cloud Love (Part 1 Completed)
  • Pangeran Kutub
  • Saat Aku Terbangun Aku Melihatmu Masih Bersamaku
  • ANTARKA [END]

SEBELUM BACAA follow akun ini VOTE !!! KOMENNN!!! Marven Agraish Baskara cowo terpopuler di kalangan SMA Nanggara,cowo yang sangat Cool.walaupun banyak cewe yang melirik nya tetapi Marven tidak pernah melirik balik.Ia akan melirik cewe yang akan menjadi kekasihnya.Ingat itu!! Adeelya Gheza cewe yang cantik.Ia juga murid paling pintar di SMA Nanggara,cewe yang akan di jodohkan dengan Aznan Yosio Apakah Geza akan menerima Aznan atau mencari cowo yang dia inginkan sendiri? "Pulang sekolah nanti,tunggu gue di gerbang "ujar Marven "Tapi gue ada janji sama temen woi"katanya sambil kesal "Woi"ujarnya sekali lagi "dasar cowo buajiangan,awas ya Lo"umpat nya Marven idak mendengarkan perkataan Geza yang sedang amat kesal. Ia langsung pergi,meninggalkan geza sendiri di depan koridor

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien