Devardda

Devardda

  • WpView
    GELESEN 25,667
  • WpVote
    Stimmen 1,222
  • WpPart
    Teile 40
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Mi., Mai 1, 2019
Addar Quthni Poldi, Pria blesteran indonesia inggris dengan wajah tampan, kemampuan basket , kepandaiannya dan sifat coolnya yang menambah nilai di mata para gadis. Tak heran ia menjadi most wanted di SMA QHULDI, putra dari Alzkhar Qutni Poldi, pemilik SMA QHULDI yang terkenal dengan kemahalan dan prestasinya dan Qyansha Yavindira. Addar, dia merasakan perasaan yang sama seperti dulu dengan masa lalunya tetapi kali ini dengan 'seseorang' memberi warna pada hatinya pelan pelan. Namun entahlah dalam diri ia masih bimbang dengan perasaannya, masih ada banyak hal yang lebih penting dari pada memikirkan hal perasaan yang absurd. Addar sendiri memutuskan untuk tidak ingin berurusan dengan hal yang merepotkan. Ia Memutuskan untuk menutup diri dan mempunyai hubungan spesial dengan wanita. Karena ia selalu teringat dengan luka masa lalunya. Cinta pertamanya yang terlalu dalam yang diberikan oleh wanita yang sangat amat dia cinta, bahkan dia mengenalinya ke orangtua nya dan memberi kepercayaan penuh. Namun Tetapi wanita itu menghancurkan semuanya yang membuatnya berubah total yang di akibat rasa benci.Sebenarnya ingin sekali bersikap normal, namun apa daya luka ini akan terulang lagi? Devara Zylicia Alezander, Anak kedua dari pemilik Xander corp dan disaigner terkenal. Devara yang sangat sibuk menimba ilmu dan kadang tidak perduli dengan orang yang membicarakan masalah keluarganya yang rumit. Ia terpaksa ke jakarta dan sekolah di SMA QHULDI.Di hari pertamanya dia merasakan perasaan aneh, seolah mata pria itu menghipnotisnya dan gejolak aneh. Baru pertama kalinya dia merasakan seperti ini. Pandangan pertama? Entah. Dan hal yang tak mereka tahu, bahwa orang tua mereka berharap suatu dari hubungan mereka? Dan apakah mereka tau bahwa mereka saling mempunyai perasaan yang sama? Dan apakah mereka ditakdirkan hidup bersama? Apakah mereka berakhir dengan bahagia atau sedih? Masih Masih banyak teta-teki dalam cerita ini, Ikuti dan simak saja alurnya. [ Slow update ]
Alle Rechte vorbehalten
#532
tampan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • The Cool & Possesive Kakel
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Davidson || END
  • Pangeran Kutub
  • Thank's Brother [COMPLETED]
  • Two People - Nerd and Innocent
  • ANTARKA [END]

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien