Changed
  • WpView
    Reads 1,437
  • WpVote
    Votes 770
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 6, 2018
Tiara tersenyum lebar memandang laki-laki yang bertengger manis di motornya. Sungguh kelewat senang. "Gue boleh nebeng nggak? Dari tadi nggak ada bus atau taksi yang__eh." Motor laki-laki itu melesat begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Tiara mematung ditempat. Dia memandang kepergian laki-laki tersebut sambil tersenyum kecut. Motornya semakin menjauh hingga hilang ditelan ribuan kendaraan yang lainnya. "Gue nggak akan nyerah Ren, tapi ntah ntar bagaimana." Ucapnya pelan dengan suara yang bergetar menahan tangis. Namun air matanya tidak bisa dibendung lagi sehingga setetes air hangat lolos begitu saja dari pelupuk matanya. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apa rasanya jika kalian berada di posisi seperti itu? Sakit? Pasti Nyesek? Banget Sampai pada akhirnya waktu yang akan menjawab semuanya. #slow update
All Rights Reserved
#251
tiara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Cheerful Girl [ENDING]
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • TERSENYUMLAH
  • Menikah Secara Paksa_ END
  • I'm Sorry [Terbit E-book]
  • Gone(✔)🔚
  • Alreenzy [END]
  • My Three Brothers [Terbit]

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines