Kisah si Java Kapuk (Kapuk Randu)

Kisah si Java Kapuk (Kapuk Randu)

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 12, 2017
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia pernah menjadi penghasil kapuk terbesar (sekitar 80 persen) sebelum #PerangDunia1 Sekitar 60 persen dari jumlah produksi saat itu, berasal dari #PulauJawa, atau yang dikenal kapuk randu alias \"java kapuk\" Sejumlah data menyebutkan tahun 1936-1937 ekspor kapuk Indonesia mencapai 28,4 juta kg/tahun Seiring dengan minimnya peningkatan nilai tambah kapuk menyebabkan budi dayapun terus menurun Tak ada dukungan sarana dan teknologi memadai serta minimnya permodalan semakin memerosotkan kapuk. Akibatnya kualitas dan produksi kapuk pun anjlok
All Rights Reserved
#122
belanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KOLONIAL
  • Batavia 1942 [Tamat]
  • [Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh
  • Basir & Marianna [TERBIT]
  • Elegi Bengawan Sore : Gugurnya Arya Penangsang (Complete✔️)
  • Asmaraloka Jawadwipa
  • The Final Days of Batavia
  • GARBHAPATI
KOLONIAL

❝Untukmu, akan ku buat Indonesia merdeka.❞ 𝐁𝐀𝐓𝐀𝐕𝐈𝐀, 𝟏𝟗𝟒𝟐. Jepang menjajah Indonesia setelah Belanda menyerah tanpa syarat. Tetapi, sebagai permintaan yang mutlak, Belanda meminta agar pemimpin pemuda Batavia untuk menikah dengan orang pilihan Belanda. 𝐇𝐀𝐒𝐀 𝐉𝐀𝐘𝐀𝐃𝐈𝐊𝐀𝐑𝐀. Pangeran tanah Jawa yang memutuskan untuk membantu Batavia yang sedang dijajah. Alhasil, ia menjadi Pilot dan tokoh politik yang sangat terkenal di sana. 𝐋𝐀𝐋𝐔, 𝐒𝐄𝐑𝐀𝐍𝐀 𝐑𝐄𝐍𝐆𝐆𝐀𝐍𝐀. Putri Keraton yang hidup sebatang kara setelah keluarganya tewas dalam penjajahan. Hal ini membuatnya harus pindah ke Batavia seorang diri. Dengan nasib yang bertolak belakang, Hasa dan Serana, mereka menjalani sebuah pernikahan. *** Author's Note, Cerita ini hanyalah sebuah FIKSI yang terinspirasi dari sejarah. Start : 27 Agustus 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines