A HOPE
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 23, 2019
Jangan lupakan follow dulu ya guys sebelum membaca :v Budayakan vote and comen 😉 . . . . . "Gue cape, sekarang udah ga ada lagi yang bisa di pertahanin", "Semuanya udah hancur, bahkan penyemangat gue satu-satunya untuk bertahanpun udah ga peduli lagi", kini isakkannya terdengar semakin pilu. "Jadi buat apa gue masih ada dunia ini lagi", dengan segera ia menghapus kasar air mata yang mengalir di pipinya. Lalu ia mengambil benda yang selalu ia simpan di nakasnya. Dengan tekad penuh ia mulai menggoreskan benda pipih itu di perhelangan tangannya. Memang ini hal bodoh, tapi qiara merasa buat apa ia hidup jika semua harapan yang ia inginkan hancur tanpa tersisa. Kini darah segar mulai mengalir dari pergelangan tangannya. Kepalanya terasa pening di susul dengan pandangannya yang mulai mengeblur. Hingga Qiara sudah pasrah dengan kegelapan yang akan menghampirinya. "Goodbye life", itu adalah Kara terakhir Yang qiara ucapkan sebelum semuanya benar-benar gelap.
All Rights Reserved
#678
cahaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete)
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Erlangga
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • [END] Blind Rainbow
  • KEYLA
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Antara Jarak Dan Waktu

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines