CR-BABY RAFA-

CR-BABY RAFA-

  • WpView
    LECTURAS 422,474
  • WpVote
    Votos 18,475
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 18, 2018
melihat pacar sendiri berciuman dengan sahabat ceweknya,hati cewek mana yang nggak sakit? itulah yang dirasakan oleh carlin dulu hingga akhirnya ia memutuskan pergi dari indonesia ke amerika dengan keadaan sedang mengandung anak dari pria brengsek itu. ____ Hari ini,detik ini carlina sudah tidak seperti dulu lagi bukan seorang anak pembantu,bukan lagi kalangan rendahan tetapi sekarang ia kembali ke indonesia dengan membawa sejuta kehormatan walau kehormatan yang sesungguhnya telah direbut oleh pria brengsek itu. dan takdir kembali mempertemukan mereka lagi.... Mau tau kelanjutan cerita carlina?langsung baca aja...kalau nggak mau lewatin aja ps:gue masih penulis amatiran jadi tolong diberi saran kalau baca cerita ini and ceritanya masih banyak typo
Todos los derechos reservados
#130
amerika
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • REIGA : Ayah Sambung Anakku [√]
  • Kenangan Bersama Luka
  • Suami Express [TAMAT]
  • [✓] Second Time
  • BRYAN'S REGRET ✅[ENDING]
  • Galaxi [Completed]
  • In Bed Gigolo (TAMAT)
  • ꜱᴏʀʀʏ ɪ ʟᴏᴠᴇ ʏᴏᴜ :)  (Tamat)
  • [Complete] Carrot

Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido