One Click!

One Click!

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 15, 2017
Puri sudah bisa melihat dengan jelas sekarang, walau pun matanya sedikit pusing. Dia baru sadar ternyata dia masih bersandar di dada lelaki itu. Tubuhnya dicoba untuk bergeser sedikit tapi rasa sakit menjalar di sekujur lengannya dan luka - luka di sepanjang tangan kanannya. Sekarang dia melihat Enggar, tidak ada yang terluka. Bagaimana bisa dia tidak ada yang terluka. Puri kembali mengamati dengan pelan lelaki yang ada di depannya, ada robekan di bahu kanannya. Luka menganga di bahunya terlihat jelas sekali bahu itu terseret di aspal jalan. "Kamu terluka?" ucap gadis itu lirih."Aku minta ma'af."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Kita D.A.N
  •  Bayang Senja [End]
  • Wounds And Their Cures || Starpalmz
  • The Hollow One
  • But I'm also tired
  • BAHAGIA ITU LUKA KU
  • Happy Is Bulshit
  • I'm With You (End)
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • DANADYAKSA

" Lebih baik aku menolak perasaan kalian daripada mengorbankan persahabatan kita."_Akira " Bagiamana bisa aku tidak menyimpan rasa padamu, sementara setiap detail tentangku kau begitu memahaminya dengan baik."_Dasilva " Nyatanya salah satu diantara kita harus mengorbankan perasaannya."_Nathanael Ini tentang kita yang berakhir luka. awal-awal cerita nya emang engga seru, tapi lama-lama seru kok xixixixix DON'T PLAGIAT.⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines