DUERME
  • WpView
    Reads 372
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 16, 2017
WpInfo
Fiction
Horror
Todo empieza en una noche fria, cuando la mamá de Christopher muere y este no lo sabia, entones se queda viviendo solo con el papá en una casa. El papá de Christopher, llamado William abandona a su hijo, el cual no se despidió cara a cara, sino que le dejó una carta. Entonces es ahi cuando le empiezan a ocurrir sucesos paranormales a Christopher, un ser paranormal lo atormenta todas las noches con un susurro, un susurro perturbador que no lo deja dormir, y es ahi donde se da cuenta de que... no está viviendo solo. Desde fantasmas que lo atormentan hasta un pacto satanico. Se prohiben las copias y adaptaciones de esta historia. ¡Gracias!
All Rights Reserved
#12
terror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unknown Sister 18+
  • DIAM ✔
  • PARANOIA✓
  • Resquícios
  • Bukan Kita [C]
  • Book 2:Born To Be The Leader
  • LOST [OG]
  • KISAH HANTU TIDAK KASAT MATA VOL 2 「 Complete 」
  • LUTANDO CONTRA A MORTE

"sudah sampai" Christopher membawa Luna ke tandas dan melepaskan cengkeramannya . "kenapa kau membawaku kesini? Kau tidak berani buang air sendirian sampai harus mengajakku?" tanya Luna sambil tertawa sekilas . "diamlah Luna " christopher me dekat kearah luna dengan perlahan . "kau mau apa chris?" Luna bergerak menjauhi chris yang semakin mendekat kerahnya. "aku mau kau , Luna " Crishtopher menyudutkan luna di tembok kamar mandi sehingga hanya menyisakan jarak beberapa inchi saja diantara mereka . "Kau gila!" Luna memalingkan wajahnya agar tidak bersentuhan dengan chris yang hanya berjarak 1cm tepat didepannya itu . "Aku gila karenamu Luna" Chris dengan smirk nya semakin mendekat pada wajah Luna yang sudah merona kemerahan itu membuat chris semakin ingin memangkas jaraknya pada Luna. "Berhentilah! Ini bukan saatnya untuk .." CUP

More details
WpActionLinkContent Guidelines