Gerimis dan Kenangan

Gerimis dan Kenangan

  • WpView
    Leituras 2,485
  • WpVote
    Votos 86
  • WpPart
    Capítulos 38
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, nov 18, 2022
Rintikan air hujan turun sore itu. Aku melihatnya dari balik jendela. Suara air jatuh membuatku terlarut dalam ritme yang ia ciptakan, sangat tenang dan damai. Seketika otakku memutar pikiran. Membuka kisah lama yang sebenarnya tidak ingin aku ungkit lagi. Inilah kisahku, yang tiba-tiba muncul saat aku sedang melihat gerimis kala itu. Kemudian ku tuangkan melalui tulisan. #479 dalam poetry #446 dalam poetry (21.9.17)
Todos os Direitos Reservados
#767
sadending
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Paradise
  • 𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐇𝐨𝐦𝐞? {𝐄𝐍𝐃}
  • Breathe
  • Hujan Di Langit November
  • Hanya Saja
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • DENNIES
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • Rain-A
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo