Gerimis dan Kenangan

Gerimis dan Kenangan

  • WpView
    Reads 2,485
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 18, 2022
Rintikan air hujan turun sore itu. Aku melihatnya dari balik jendela. Suara air jatuh membuatku terlarut dalam ritme yang ia ciptakan, sangat tenang dan damai. Seketika otakku memutar pikiran. Membuka kisah lama yang sebenarnya tidak ingin aku ungkit lagi. Inilah kisahku, yang tiba-tiba muncul saat aku sedang melihat gerimis kala itu. Kemudian ku tuangkan melalui tulisan. #479 dalam poetry #446 dalam poetry (21.9.17)
All Rights Reserved
#767
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • Paradise
  • JAM 3 SORE
  • Hanya Saja
  • Rain Said
  • Breathe
  • 2 AYDEN ✓
  • 𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐇𝐨𝐦𝐞? {𝐄𝐍𝐃}
  • Juan [REVISI]
  • Rain-A

Sesaat ketika hujan turun, aku berpikir waktupun telah berhenti. Dan aku di satukan dalam kebahagiaan yang menyakitkan. Ada masa ketika musim hujan itu, aku menumpahkan semuanya dalam tangisku. Dan aku tertawa atasnya. Namun saat ini, ketika hanya ada musim kemarau di hatiku, aku merindukan hujan itu. Bahkan ketika tahu, bahwa aku berada di bawah rintik-rintik hujan yang menggelora, aku tetap merasa, itu bukan hujan yang aku rindukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines