The Greatest Husband

The Greatest Husband

  • WpView
    Reads 137,536
  • WpVote
    Votes 6,710
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2020
Saat pertama kali Abram menatap Aila dengan mencuri-curi kesempatan. Saat Abram mencoba menghidupkan suasana dan renyah tawa untuk mendekati Aila. Di suatu tempat yang akhirnya menjadi tempat favourite untuk mereka. Akan kah mereka terus menyatu dan bersama? Terpaan badai ujian selalu silih berganti menghampiri tanpa bosan. Mungkin kah Abram dan Aila yang akan ditakdirkan oleh Tuhan untuk bersama? Bagaimana dengan Ardan anak fakultas teknik yang ternyata mengagumi diam-diam sosok Aila dan memberanikan diri untuk mendekati ketika Aila dan Abram tak lagi bersama? Atau seorang pemuda yang bernama Assyraf,sosok pemuda yang banyak dikagumi wanita yang juga mulai tertarik pada sosok Aila? Siapakah Muhammad Assyraf Perwira? Mengapa Abram Mahendra Al-Fatih akhirnya membenci nya? Mengapa Abram begitu menyesali sikap nya sendiri pada Aila? Akan kah Aila kembali pada Abram,sosok yang selalu ada di hati nya atau memilih Assyraf yang mengajak nya serius dan menemui Ayah nya secara diam-diam? Atau Ardan yang selalu dengan tulus menemani dan menghapus air mata Aila? Abram dan Assyraf memiliki latar belakang profesi yang sama. Siapakah mereka berdua? "Jangan mencoba mengerti diriku jika kamu tak mengizinkan ku mengerti dirimu. Jangan mecoba memahami diriku jika kamu tak mengizinkan ku untuk memahami mu juga." (Aila Naras Dimantoro) "Rindu ku tetap berpusat pada mu. Segala hal yang ku coba untuk lari dari mu,hati ku tetap menginginkan kembali padamu." (Abram Mahendra Al-Fatih) "Bagaimana jika aku menemui Ayah mu diam-diam untuk memintamu hidup bersama ku? Terfikir untuk pergi dan meninggalkanmu aku tak bisa,bukan kah yang kamu cari adalah keseriusan?" (Muhammad Assyraf Perwira) "Aku mengagumi mu sejak kamu masih bersama nya. Aku tahu air mata itu,dan aku seringkali mengusapnya untuk membuat mu tersenyum kembali. Aku tak bisa lari darimu,meskipun kesibukan ku telah menjadikan diriku tak sesering di kampus aku melihatmu." (Ardan Dwiki Sanjaya)
All Rights Reserved
#258
terbitjaksamedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • My Devil Doctor ✓
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • OPACRAPHILE [End]
  • PELABUHAN HATI
  • Stetoskop Cinta
  • Hai, Pak Dokter! (TELAH TERBIT)
  • Maps
  • Rasa Dalam Sujudku

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines