Bintang Kehidupan (The End)

Bintang Kehidupan (The End)

  • WpView
    Membaca 393
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 28, 2020
Hidup terkadang tak harus berjalan lurus. Liku kehidupan yang harus kita lewati bagaikan jalan yang bergelombang. Seperti arus ombak yang menerjang mengikis terumbu karang. Apa yang kita persiapkan Justru tuhan yang merencanakan Apa yang kita anggap baik Belum tentu baik menurut rencana tuhan Kita tak bisa memilih darimana kita dilahirkan Kita tak bisa memilih bagaimana orangtua kita Kita tak bisa memaksakan takdir untuk merubah keadaan Kita hanya bisa berusaha, dan berdoa Tak lupa berharaplah pada sang maha kuasa Walaupun cerita ini gaada faedahnya sama sekali Aku berharap masih ada hikmah yang bisa kalian petiknya hehe Negatif nya jangan sampai ditiru
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#115
truestory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Eliinaa
  • Luka Dan Bahagia 'NATHAN
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • AKU FIGURAN (END)
  • Bukan Antagonis [END]
  • Duka Devara
  • I'm Rafkal Not Raskal !!
  • Askara Leonard (Re-Upload) [END]
  • ALEYA~~

"Momen seperti itu sudah jadi mimpi buatku," Ayahku telah tiada, dan kenangan itu tak akan kembali. Namun, di tengah rasa sakit itu, Jea tetap bersyukur. Masih ada ibu yang selalu ada untuk Jea. Beliau seperti punya dua peran dalam hidupku-seorang ibu dan seorang ayah sekaligus. Ibu selalu mewarnai kehidupan anaknya, walaupun terkadang kami suka bertengkar sambil bercanda dalam hal-hal kecil. Tapi Jenna hanya bisa berharap, semoga ibu panjang umur dan sehat selalu. Melihat ibu seperti itu membuat Jea sadar, hidup ini mungkin tidak akan selalu adil, tapi ia punya alasan untuk tetap kuat. Setiap tawa yang ibu bagikan, setiap lelah yang dia sembunyikan, semuanya mengajarkan untuk terus berjalan, meski kadang langkahku terasa berat. Jea sadar, momen seperti di kantin tadi mungkin bukan untuknya, tapi Jea tak akan membiarkan dirinya terus terjebak dalam rasa kehilangan. Karena ada ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaan Jea. "Dan jika ayah dulu adalah pelindung di masa kecilku, sekarang ibu adalah pelita yang menerangi masa depanku" Batin Jea. "Jujur, aku iri sama mereka". • • • • • • Aku hanya anak kecil yang ditinggal oleh Ayah pergi jauh dan tak akan kembali ke dunia ini. -Jeanna Azarina- Ayah, anakmu sudah dewasa sekarang apakah tidak rindu? Apakah Ayah masih ingat wajah anakmu yang mirip sekali dengan Ayah. -Jeanna Azarina- Ayah, aku sangat merindukanmu sangat ingin memelukmu dan banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu tapi kapan? -Jeanna Azarina- Walaupun aku kehilangan figur seorang Ayah tapi, kalau bukan ini takdirnya mungkin aku tidak bisa kuat dan bertahan sampai detik ini. -Jeanna Azarina- Aku ingin sekali merasakan memanggil Ayah berkali-kali didalam rumah kemudian, ayah menghampiri dan memelukku erat. -Jeanna Azarina- #Kisah nyata penulis #DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan