Mélanger: metis
  • Reads 144
  • Votes 27
  • Parts 5
  • Reads 144
  • Votes 27
  • Parts 5
Ongoing, First published Sep 16, 2017
Satu menjadi empat. Siapakah mereka?

Venteu, Si Pengusik Angin.
Oseau, Si Penenun Air.
Sole, Si Petualang Tanah.
Dan Feu, Si Penari Api.

Semua orang memiliki kekuatan sesuai elemen klan masing-masing. Namun, setelah perang besar yang mengakhiri Masa Damai, klan-klan terpecah dan saling membentengi diri. Tidak ada lagi yang namanya keberagaman dalam persatuan. Bahkan, pernikahan antar klan juga dilarang keras.

Sayangnya, selalu ada pelanggaran di setiap hukum. Seorang campuran yang disebut Mélanger lahir dari hubungan tersembunyi Si Air dan Si Angin. Beredar ramalan di seluruh daratan bahwa bayi itu tersebut akan bertumbuh menjadi gadis yang mempersatukan segalanya.

Nyatanya, kehadiran si Mélanger membangkitkan gerakan dari klan kuno yang seharusnya sudah punah dan badai yang tak terhentikan. Sekarang, apakah kamu yakin gadis ini memang mempersatukan, ataukah justru memantik pertumpahan darah yang lebih besar?

Amazing Cover by @IU_GRAPHIC ✨
All Rights Reserved
Sign up to add Mélanger: metis to your library and receive updates
or
#132salju
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
PEONY - Antagonist's Sex Slave cover
ROSALINE - I will be The Real Antagonist cover
10 Years Waiting [ REVISI ] cover
DANGER cover
JOANA, SHE IS AN EXTRAS  cover
TABITHA [END] cover
I'm Not A Villainess (End) cover
The Screet Life [Segera Terbit] cover
ayahkuu 💦 cover
Become An Antagonist  cover

PEONY - Antagonist's Sex Slave

54 parts Ongoing

Dalam novel dewasa berjudul Aggressive, Peony adalah tokoh figuran dan 'mainan ranjang' sang antagonis gila sekaligus second male lead; Kaisar Khezar. Di awal cerita, Peony mati dibunuh Kaisar dalam keadaan mengandung buah hati mereka. Peony, yang namanya sama dengan tokoh tersebut, hidup kembali sebagai Peony dalam novel Aggressive dan memilih untuk mati lebih awal daripada harus menjadi budak Kaisar yang ujung-ujungnya akan tetap mati juga. Hanya saja Peony takut bunuh diri sehingga yang dia lakukan adalah mengganggu Kaisar Khezar agar Kaisar marah dan langsung membunuhnya. Tapi ..., "Yang Mulia, tolong bunuh aku!" teriak Peony. "Bunuh saja aku!" "Apa kau bilang? Cium?" Kembali Khezar mendaratkan ciuman singkat di bibir Peony setelah beberapa ciuman sebelumnya. "Sudah. Mau lagi, hm?" Bukankah Kaisar Khezar benar-benar gila? @kandthinkabout